Ayu Puspitasari, Davita Dyah (2025) ..(GUNAKAN TTD ASLI BUKAN SCAN PADA LEMBAR PERSETUJUAN PUBLIKASI ETHESIS, UPLOAD ULANG).. Studi Etnografi Komunikasi Ritual Pada Tradisi Slametan Punden di Desa Duyung Kecamatan Takeran Kabupaten Magetan. Undergraduate (S1) thesis, IAIN Ponorogo.
Preview |
Text
SKRIPSI FIKSS DAVITA AYU.pdf Download (2MB) | Preview |
Abstract
Kata Kunci : Studi Etnografi Komunikasi, Komunikasi Ritual, Slametan Punden.
Indonesia dikenal sebagai negara kepulauan terbesar di Asia yang
kaya akan keberagaman budaya, tradisi, dan kepercayaan. Setiap kelompok
masyarakat memiliki warisan budaya yang khas dan diwariskan secara
turun-temurun, salah satunya adalah tradisi Slametan Punden yang masih
dilestarikan oleh masyarakat Desa Duyung, Kecamatan Takeran, Kabupaten
Magetan. Tradisi ini bukan sekedar ritual keagamaan, tetapi juga
mengandung makna komunikasi yang bersifat sakral dan kolektif. Namun,
kesadaran terhadap nilai komunikasi yang terkandung di dalamnya masih
terbatas, baik oleh masyarakat internal maupun eksternal.
Penelitian ini bertujuan. Pertama, menjelaskan situasi komunikatif,
peristiwa komunikatif, dan tindakan komunikatif yang terjadi pada ritual
tradisi Slametan Punden. Kedua, menganalisis makna simbolik tradisi
Slametan Punden sebagai bentuk komunikasi ritual. Penelitian ini
menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode etnografi. Lokasi
penelitian berada di Desa Duyung, khususnya di area punden desa sebagai
pusat pelaksanaan tradisi. Teknik pengumpulan data yang digunakan
meliputi observasi partisipan, wawancara mendalam, dan dokumentasi.
Data dianalisis melalui tiga tahapan, yaitu deskripsi, analisis, dan
interpretasi guna memperoleh gambaran menyeluruh dan mendalam
mengenai makna komunikasi dalam tradisi tersebut.Hasil analisis penelitian ini menunjukkan sebagai berikut. Pertama,
situasi komunikatif dalam tradisi Slametan Punden mencakup waktu,
tempat, dan kondisi sosial budaya yang berlangsung secara sakral namun
hangat, dilakukan setiap bulan Suro (sistem penanggalan Jawa) di punden
desa sebagai bentuk syukur kepada Tuhan dan penghormatan leluhur.
Peristiwa komunikatif dalam tradisi ini melibatkan seluruh warga dengan
berbagai komponen komunikasi seperti genre ritual, pesan verbal dan
nonverbal, serta norma-norma yang mencerminkan kebersamaan,
spiritualitas, dan pelestarian budaya. Tindakan komunikatif yang dilakukan
meliputi komunikasi verbal dan non verbal, seperti doa bersama, gotong
royong, makan bersama, hingga pertunjukan kesenian Gambyong
Campursari, menunjukkan interaksi simbolik yang memperkuat solidaritas
sosial dan nilai-nilai budaya. Kedua, makna simbolik dalam tradisi Slametan
Punden terdapat beberapa elemen yang masing-masing memiliki
makna.Tradisi ini berperan sebagai media komunikasi budaya dan spiritual
yang terus diwariskan antar generasi.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Thesis Supervisor: | Ahmad Choirul Rofiq |
| Subjects: | 22 PHILOSOPHY AND RELIGIOUS STUDIES > 2299 Other Philosophy and Religious Studies > 229999 Philosophy and Religious Studies not elsewhere classified |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin dan Dakwah > Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam |
| Depositing User: | Perpustakaan Pusat |
| Date Deposited: | 16 Jun 2025 05:38 |
| Last Modified: | 16 Jun 2025 05:38 |
| URI: | http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/33516 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
