Fitria Katrin Hilma, Wardani (2025) Pemenuhan Nafkah Pasangan Disabilitas Intelektual dalam Perspektif Hukum Islam (Studi Kasus Desa Karangpatihan Kecamatan Balong Kabupaten Ponorogo). Undergraduate (S1) thesis, IAIN Ponorogo.
Preview |
Text
Pemenuhan Nafkah Pasangan Disabilitas Intelektual dalam Perspektif Hukum Islam (Studi Kasus Desa Karangpatihan Kecamatan Balong Kabupaten Ponorogo).pdf Download (998kB) | Preview |
Abstract
Fitria Katrin Hilma Wardani, 2025. “Pemenuhan Nafkah Pasangan Disabilitas Intelektual dalam Perspektif Hukum Islam (Studi Kasus Desa Karangpatihan Kecamatan Balong Kabupaten Ponorogo).” Skripsi Jurusan Hukum Keluarga Islam, Fakultas Syariah, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ponorogo. Pembimbing: Anis Hidayatul Imtihanah, M.H.I.
Kata Kunci/Keywords: Pemenuhan Nafkah, Pasangan Disabilitas Intelektual, Hukum Islam
Pernikahan dalam Islam merupakan anjuran bagi individu yang mampu membangun keluarga serta menciptakan kehidupan yang lebih tertata. Dalam ikatan pernikahan, Islam menetapkan kewajiban nafkah yang harus dipenuhi oleh suami kepada istri dan anak-anaknya, baik secara lahir maupun batin. Oleh karena itu, suami memiliki peran sentral sebagai penopang kesejahteraan rumah tangga. Namun, tidak semua individu berada dalam kondisi ideal untuk melaksanakan tanggung jawab ini. Salah satunya yaitu pasangan disabilitas intelektual di Desa Karangpatihan, yang berupaya menjalani kehidupan rumah tangga meskipun menghadapi keterbatasan dari segi kemampuan kognitif maupun ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemenuhan nafkah lahir dan batin pada pasangan disabilitas intelektual berdasarkan perspektif hukum Islam.
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: (1) Bagaimana pemenuhan nafkah lahir pasangan disabilitas intelektual dalam perspektif hukum Islam di Desa Karangpatihan? (2) Bagaimana pemenuhan nafkah batin pasangan disabilitas intelektual dalam perspektif hukum Islam di Desa Karangpatihan?
Penelitian ini menggunakan metode penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan metode induktif, pembahasan yang diawali dengan mengemukakan fakta-fakta empiris yang bersifat khusus, kemudian ditarik generalisasi yang bersifat umum.
Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pemenuhan nafkah lahir pasangan disabilitas intelektual dilaksanakan dalam penyediaan makanan pokok, hidangan (lauk pauk), pakaian, alat kebersihan, serta tempat tinggal. Sedangkan pemenuhan nafkah batin dilaksanakan dengan musyawarah, melindungi dan menanggung segala kebutuhan rumah tangga, bersikap sopan, hormat, dan memperlakukan istri dengan baik, memberikan kesempatan kepada istri untuk menuntut ilmu keagamaan, bertanggung jawab mendidik dan membimbing istri melalui tokoh agama, serta menjaga istri dari berbagai ancaman dan gangguan dengan rasa aman dan perlindungan. Dalam hal ini, aspek pemenuhan kebutuhan biologis istri melalui hubungan suami istri belum dilaksanakan dengan optimal karena keterbatasan ruangan privasi di rumah pasangan tersebut. Pada pemenuhan nafkah lahir maupun batin ini telah dilaksanakan sesuai dengan ketentuan hukum Islam, meskipun dalam kondisi yang sangat terbatas dan tidak terlepas dari bantuan pemerintah Desa Karangpatihan maupun masyarakat sekitar.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Thesis Supervisor: | Anis Hidayatul Imtihanah |
| Subjects: | 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1899 Other Law and Legal Studies > 189999 Law and Legal Studies not elsewhere classified |
| Divisions: | Fakultas Syariah > Jurusan Hukum Keluarga Islam |
| Depositing User: | Perpustakaan Pusat |
| Date Deposited: | 17 Jun 2025 02:59 |
| Last Modified: | 17 Jun 2025 02:59 |
| URI: | http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/33599 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
