Al Faruq, Muhammad Shofa (2025) Tinjauan Hukum Progresif Dan Utilitarianisme Terhadap Pemberian Hak Anak Kandung Dari Perkawinan Sirri Berdasarkan Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 46-PUU-VIII-2010. Undergraduate (S1) thesis, IAIN Ponorogo.
Preview |
Text
Skripsi M Shofa A-etheses.pdf Download (1MB) | Preview |
Abstract
Pernikahan yang tidak tercatat secara resmi atau sirri seringkali menimbulkan sejumlah permasalahan hukum. Di Indonesia, hukum yang berlaku menjadikan anak yang lahir dari perkawinan sirri menjadi terbatas hak-haknya, termasuk hak waris dan hak atas pengakuan status hukum. Seiring zaman dengan adanya gejala yang muncul di masyarakat muncul adanya Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 46-PUU-VIII-2010 peraturan tersebut perlu ditinjau dengan hukum progresif dan utilitarianisme untuk mengukur seberapa progresif dan manfaat peraturan tersebut.
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana analisis Hukum Progresif dan Utilitarianisme secara yuridis atas pemberian hak anak kandung dari perkawinan sirri berdasarkan Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 46-PUU-VIII-2010 ? bagaimana analisis Hukum Progresif dan Utilitarianisme secara filosofis terhadap pemberian hak anak kandung dari perkawinan sirri berdasarkan Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 46-PUU-VIII-2010 ?
Adapun skripsi ini merupakan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan hukum yuridis normatif. Sedangkan teknik pengumpulan data menggunakan studi dokumenter yang berkaitan dengan peraturan perundang-undangan maupun dokumen-dokumen yang berkaitan dengan tema penelitian. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah deduktif.
Dari penelitian yang dilakukan selama skripsi dapat disimpulkan bahwa secara yuridis Putusam MK menyatakan Pasal 43 UU Perkawinan bertentangan dengan UUD 1945 dengan bersyarat dan secara filosofis Putusan MK menyatakan tidak adil bahwa anak yang lahir dari suatu kehamilan karena hubungan seksual di luar perkawinan hanya memiliki hubungan dengan ibunya. Dintinjau dari hukum progresif dan utilitarianisme Putusan MK bersifat progresif dan memberikan kebermanfatan terutama bagi anak kandung dari perkawinan sirri berdasarkan prinsip-prinsip dan ciri-ciri kedua teori.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Thesis Supervisor: | Wahyu Saputra |
| Subjects: | 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1899 Other Law and Legal Studies > 189999 Law and Legal Studies not elsewhere classified |
| Divisions: | Fakultas Syariah > Jurusan Hukum Keluarga Islam |
| Depositing User: | Perpustakaan Pusat |
| Date Deposited: | 17 Jun 2025 08:48 |
| Last Modified: | 17 Jun 2025 08:48 |
| URI: | http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/33723 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
