Analisis Kepastian Hukum Terhadap Putusan Hakim Tentang Hadanah Putusan Pengadilan Agama Semarang Nomor: 1101/Pdt.G/2022/PA.SMG dan Putusan Pengadilan Agama Enrekang Nomor: 176/Pdt.G/2021/PA.EK

NUR ROHMATIN, IDA (2025) Analisis Kepastian Hukum Terhadap Putusan Hakim Tentang Hadanah Putusan Pengadilan Agama Semarang Nomor: 1101/Pdt.G/2022/PA.SMG dan Putusan Pengadilan Agama Enrekang Nomor: 176/Pdt.G/2021/PA.EK. Other thesis, IAIN Ponorogo.

[thumbnail of upload tesis IDA YUDISIUM.pdf]
Preview
Text
upload tesis IDA YUDISIUM.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya problematika di kalangan Pengadilan Agama, yaitu Pengadilan Agama Semarang yang memutus perkara Hadanah diberikan kepada ibu yang murtad dan Putusan Pengadilan Agama Enrekang yang memutus hak Hadanah kepada ayah karena ibu murtad. Yang mana kedua Pengadilan ini mempunyai kasus yang sama tetapi putusan yang berbeda, maka dari itu penulis ingin menganalisis dua putusan tersebut agar menjadikan suatu hukum yang berdasakan dengan syariat dan bisa memberikan kemaslahatan bagi Masyarakat.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bagaimana hasil Putusan Pengadilan Agama Semarang dan Pengadilan Agama Enrekang Sulawesi Selatan terkait dengan had}anah, untuk menganalisis hak Had}anah pada pertimbangan Putusan Hakim di Pengadilan Agama Semarang dan Pengadilan Agama Enrekang terkait dengan had}anah terhadap ibu dan bapak.
Sehubungan dengan wilayah sumber data yang dijadikan sebagai subjek dalam penelitian ini, sebagaimana yang telah diuraikan di atas, maka jenis penelitian yang digunakan oleh penulis adalah penelitian hukum normatif tentang perbandingan hukum. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis data.
Dalam penelitian ini ditemukan bahwa, putusan Hakim khususnya dalam hal Had}anah merupakan dasar bagi terwujudnya suatu hukum untuk kalangan Masyarakat, khususnya hadanah bagi anak yang berumur 12 tahun. Dalam Kompilasi Hukum Islam pasal 105 huruf a, bahwa dalam hal terjadinya perceraian, pemeliharaan anak yang belum mumayiz atau belum berumur 12 tahun adalah hak ibunya, sementara pada pasal 105 huruf b, bahwa anak yang sudah mumayyiz pemeliharaan anak diserahkan kepada anak untuk memilih diantara ayah atau ibunya sebagai pemegang hak pemeliharaannya.
Kata kunci: Keluarga Sakinah; Had}anah, Mumayyiz, Pengadilan Agama, Kompilasi Hukum Islam.

Item Type: Thesis (Other)
Thesis Supervisor: Miftahul Huda Rohmah Maulidia
Subjects: 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1899 Other Law and Legal Studies > 189999 Law and Legal Studies not elsewhere classified
Divisions: Fakultas Syariah > Jurusan Hukum Keluarga Islam
Depositing User: Perpustakaan Pusat
Date Deposited: 18 Jun 2025 01:52
Last Modified: 18 Jun 2025 01:52
URI: http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/33784

Actions (login required)

View Item View Item