..(GUNAKAN TTD ASLI BUKAN SCAN PADA LEMBAR PERSETUJUAN PUBLIKASI ETHESIS, UPLOAD ULANG).. PEMAHAMAN SANTRIWATI TERHADAP QAD}A>'PUASA RAMADHAN BAGI PEREMPUAN ISTIH{A>D}AH DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PERAN HUKUM PEREMPUAN DALAM KELUARGA (STUDI DI PONDOK PESANTREN DARUL HUDA MAYAK PONOROGO)

MAKARIMA, MIRATUL (2025) ..(GUNAKAN TTD ASLI BUKAN SCAN PADA LEMBAR PERSETUJUAN PUBLIKASI ETHESIS, UPLOAD ULANG).. PEMAHAMAN SANTRIWATI TERHADAP QAD}A>'PUASA RAMADHAN BAGI PEREMPUAN ISTIH{A>D}AH DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PERAN HUKUM PEREMPUAN DALAM KELUARGA (STUDI DI PONDOK PESANTREN DARUL HUDA MAYAK PONOROGO). Undergraduate (S1) thesis, IAIN PONOROGO.

[thumbnail of E-THESIS_MIRATUL MAKARIMA.pdf]
Preview
Text
E-THESIS_MIRATUL MAKARIMA.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Makarima, Miratul 2025. Pemahaman Santriwati terhadap qad}a>' Puasa Ramadhan bagi Perempuan Istih{a>d}ah dan implikasinya terhadap peran hukum perempuan dalam keluarga (studi di Pondok Pesantren Darul Huda Mayak ponorogo). Skripsi Jurusan Hukum Keluarga Islam Fakultas Syariah IAIN Ponorogo. Pembimbing: Imroatul Munfaridah, M.S.I.

Kata Kunci/keywords: Hukum Islam, Qad}a>' Puasa Ramadhan, Haid dan Istih{a>d}ah

Perempuan merupakan manusia yang istimewa, dalam kajian fikih menjelaskan bahwa kaitannya dengan fikih perempuan seperti menstruasi/haid, istih{a>d}ah, nifas, perempuan mendapatkan rukhsoh tersendiri jika mereka mengalami haid, istih{a>d}ah, dan nifas, seperti halnya dalam melaksanakan ibadah sholat dan puasa bagi yang mengalami haid dan nifas tidak diwajibkan melaksanakannya bahkan haram jika dilaksanakan, hal tersebut menjadi bekal penting dalam kehidupan rumah tangga kelak, dikarenakan dalam peran keluarga perempuan akan menjadi istri yang akan dikenai hukum keluarga.
Adapun rumusan masalah dari penelitian ini adalah (1) Bagaimana Tingkat Pemahaman Santriwati Pondok Pesantren Darul Huda Mayak terhadap Perbedaan antara Darah Haid dan Darah istih{a>d}ah serta Implikasinya terhadap qad}a>' Puasa Ramadhan? (2) Bagaimana pemahaman santriwati dalam menjalankan peran sebagai perempuan dalam keluarga menurut perspektif hukum islam?
Untuk menjawab dari kedua rumusan masalah di atas peneliti menggunakan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan deskriptif. Sedangkan teknik pengumpulan data peneliti menggunakan teknik wawancara dan dokumentasi.
Berdasarkan penelitian yang sudah dilakukan dapat disimpulkan: (1) tingkat pemahaman santriwati dalam membedakan darah haid dan istih{a>d}ah sudah sesuai dengan pemahaman hukum islam dan menganut kaidah pokok qowaid fiqiyyah dalam permasalahan yang di hadapi, juga dalam pembelajaran terkait fikih perempuan sudah maksimal dikarenakan dalam Pondok Pesantren Darul Huda Mayak Ponorogo di madrasah diniyahnya diajarkan fikih perempuan yaitu dalam kitab Risalatul Mahaid, serta dalam pengajian pondok Ramadhan juga ada pengajian kitab Dalil Mahaid serta bagi santri baru juga diajarkan Fiqh An-Nisa’ dalam diklat keputrian. (2) tinjauan hukum islam mengenai praktik qad}a>' puasa Ramadhan, santriwati yang mengalami istih{a>d}ah sudah bisa melaksanakan praktiknya namun masih mengqodo’ puasa tersebut, dikarenakan ada keraguan, adanya keraguan tersebut dikarenakan masing-masing santriwati ingin menyempurnakan puasa yang ditinggalkan, dalam hukum islam menjelaskan bahwa ketika mengalami siklus istih{a>d}ah di bulan Ramadhan melaksanakan puasa sebagaimana orang yang suci dan tidak perlu di qad}a>'

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Thesis Supervisor: IMROATUL MUNFARIDAH
Subjects: 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1899 Other Law and Legal Studies > 189999 Law and Legal Studies not elsewhere classified
Divisions: Fakultas Syariah > Jurusan Hukum Keluarga Islam
Depositing User: Perpustakaan Pusat
Date Deposited: 18 Jun 2025 05:55
Last Modified: 18 Jun 2025 05:55
URI: http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/33902

Actions (login required)

View Item View Item