Yusuf, Bahauddin Ahmad (2025) ..(TAMBAHKAN LEMBAR PERSETUJUAN DENGAN TTD ASLI+STEMPEL, UPLOAD ULANG)..Upaya Orang Tua Dalam Melakukan Pencegahan Pernikahan Dini Perspektif Hukum Islam (Studi Kasus di Desa Gegeran, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Ponorogo). Undergraduate (S1) thesis, IAIN Ponorogo.
Preview |
Text
Skripsi-Bahauddin Ahmad Yusuf-101190196-HKI.pdf Download (1MB) | Preview |
Abstract
ABSTRAK
Yusuf, Bahauddin Ahmad 2025. Upaya Orang Tua Dalam Melakukan Pencegahan Pernikahan Dini Perspektif Hukum Islam (Studi Kasus Di Desa Gegeran, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Ponorogo). Skripsi Jurusan Hukum Keluarga Islam Fakultas Syari’ah Institut Agama Islam (IAIN) Ponorogo, Pembimbing: Nahrowi, M. H.
Kata Kunci/Keywords: Faktor, Peran Orang Tua, Tantangan, Pernikahan Dini, Hukum Islam.
Jumlah permohonan dispensasi nikah di Ponorogo mengalami peningkatan dari tahun 2019 hingga 2021. Jumlah permohonan dispensasi nikah di Ponorogo Tahun 2019: 97 kasus, Tahun 2018: 241 kasus, Tahun 2021: 266 kasus, Tahun 2022: 184 perkara. Hal ini menunjukkan perkara pernikahan dini masih marak terjadi di Ponorogo. Polemik ini sangat meresahkan bagi para orang tua khususnya orang tua yang mempunyai anak belum kawin, karena pernikahan dini akan menyebabkan banyak permasalahan di kemudian hari mulai dari KDRT, Perceraian, Kemiskinan dll.
Berangkat dari permasalah diatas, peneliti ingin melihat melalui konsep Hukum Islam. dengan merumusan (1) Bagaimana peran orang tua untuk mencegah pernikahan dini studi kasus di Desa Gegeran, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Ponorogo perspektif hukum islam?, (2) Apa tantangan orang tua dalam mewujudkan hak-hak anak untuk mencegah pernikahan dini di Desa Gegeran, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Ponorogo??
Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian normatif dengan dukungan penelitian empiris atau lapangan (field reseach) melalui metode kualitatif deskriptif. Untuk teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dan dokumentasi. Kemudian data diolah dan dianalisis mengunakan perspektif Hukum Islam.
Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa: 1). Peran orang tua di Desa Gegeran Kecamatan Sukorejo Kabupaten Ponorogo dalam upaya mencegah Pernikahan dini sebenarnya sudah sesuai dengan peran orang tua dalam hukum islam mulai dari merawat anak mereka, membesarkannya, memberi pendidikan yang layak, memberi pengetahuan tentang bahayanya pernikahan dini dan mengontrol pergaulan anak mereka. Namun ada juga sebagian orang tua dalam melakukan perannya masih kurang maksimal dikarenakan banyak faktor mulai dari budaya anak zaman sekarang yang cenderung mengikuti trend pada saat ini, seperti dari segi penampilan, pergaulan dan pacaran yang menjadi hal lumrah (menormalisasikan pacaran). 2). Tantangan orang tua dalam mewujudkan hak-hak anak pada saat ini banyak sekali mulai dari segi ekonomi yang menuntut orang tua bekerja di luar negeri agar perekonomian mereka mapan sehingga pengawasan dan kontrol mereka terhadap anak mereka menjadi kurang yang mengakibatkan anak-anak terjerumus pada pergaulan bebas. Didukung dengan media massa/internet yang dapat merusak tingkah laku anak jika tidak dikontrol dengan baik.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Thesis Supervisor: | Nahrowi |
| Subjects: | 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1899 Other Law and Legal Studies > 189999 Law and Legal Studies not elsewhere classified |
| Divisions: | Fakultas Syariah > Jurusan Hukum Keluarga Islam |
| Depositing User: | Perpustakaan Pusat |
| Date Deposited: | 19 Jun 2025 01:34 |
| Last Modified: | 19 Jun 2025 01:34 |
| URI: | http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/33990 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
