Representasi Feminisme Dalam Film Dokumenter Wadon Ora Didol (Analisis Wacana Sara Mills)

Ulfa, Nur Maria (2025) Representasi Feminisme Dalam Film Dokumenter Wadon Ora Didol (Analisis Wacana Sara Mills). Undergraduate (S1) thesis, IAIN Ponorogo.

[thumbnail of Nur Maria Ulfa_302210104_Komunikasi dan Penyiaran Islam.pdf]
Preview
Text
Nur Maria Ulfa_302210104_Komunikasi dan Penyiaran Islam.pdf

Download (2MB) | Preview

Abstract

Maria Ulfa, Nur, 2025. Representasi Feminisme Dalam Film Dokumenter Wadon Ora Didol (Analisis Wacana Sara Mills). Skripsi Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah. Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam. Institut Agama Islam Negeri Ponorogo. Pembimbing : Asna Istya Marwantika, M. Kom.I.
Kata Kunci : Representasi, Feminisme, Film Dokumenter, Analisis Wacana
Tradisi yang mengekang kebebasan kaum perempuan semakin mulai diperjuangkan untuk dihapuskan melalui gerakan feminisme. Representasi memiliki pengertian sebagai suatu tindakan yang mempresentasikan lewat sesuatu yang lain, bisa dengan berupa simbol yang ditunjukkan maupun dengan hal lain
yang dapat terbaca. Pada film dokumenter Wadon Ora Didol, film ini menceritakan tentang bagaimana pernikahan dini hingga ekploitasi anak diceritakan. Banyaknya stigma tentang praktek pernikahan anak yang masih terjadi di Daerah Indramayu hingga kini dan bagaimana efek pernikahan anak
tersebut yang ikut mendorong munculnya prostitusi anak. Prostitusi anak juga disinggung dengan pengungkapan dan sedikit wawancara ekslusif terhadap tokoh�tokoh pejuang pembenaran dan tokoh-tokoh yang terlibat dalam kalangan
masyarakat lindung. Tujuan dilakukannya dalam penelitian ini untuk mengetahui posisi subjek-objek pada film dokumenter Wadon Ora Didol dan menjelaskan posisi pembaca/penonton dalam film dokumenter Wadon Ora Didol serta menganalisis
representasi feminisme dalam film dokumenter Wadon Ora Didol. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa penguraian dari data observasi dan dokumentasi. Untuk
menganalisis pada film dokumenter Wadon Ora Didol, penulis menggunakan analisis wacana Sara Mills berdasarkan tiga posisi yaitu posisi subjek, posisi objek dan posisi penonton, dengan ditambahkan bagaiamana representasi feminisme. Penelitian ini menghasilkan beberapa kesimpulan yaitu pada posisi subjek dan objek cenderung bekerjasama secara interaktif, berkesinambungan satu dengan lainnya. Dalam posisi penonton posisi ini merujuk pada bagaimana penonton memiliki latar belakang, nilai, dan pengalaman yang berbeda-beda, sehingga pesan film yang tersampaikan beragam. Representasi feminisme dalam penelitian ini fokus pada feminisme liberal dan feminisme modern/inklusif.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Thesis Supervisor: Asna Istya Marwantika
Subjects: 22 PHILOSOPHY AND RELIGIOUS STUDIES > 2299 Other Philosophy and Religious Studies > 229999 Philosophy and Religious Studies not elsewhere classified
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Dakwah > Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam
Depositing User: Perpustakaan Pusat
Date Deposited: 19 Jun 2025 01:47
Last Modified: 19 Jun 2025 01:47
URI: http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/33999

Actions (login required)

View Item View Item