Sofa, Aufa Diaus (2025) Tinjauan Hukum Islam Terhadap Tindakan Pengecer Pupuk Bersubsidi Di Kios Resmi Bumi Wilis (Studi Kasus Di Desa Purwosari Kecamatan Babadan Kabupaten Ponorogo). Undergraduate (S1) thesis, IAIN Ponorogo.
Preview |
Text
SKRIPSIKU SIAP UPLOAD ETHESES.pdf Download (743kB) | Preview |
Abstract
Kebijakan subsidi pupuk merupakan bentuk intervensi pemerintah yang bertujuan mendukung ketahanan pangan nasional dan kesejahteraan petani melalui penetapan Harga Eceran Tertinggi (HET) serta sistem distribusi berdasarkan prinsip keadilan. Dalam praktiknya, pelaksanaan ketentuan HET dan distribusi pupuk bersubsidi di kios resmi seperti Bumi Wilis di Desa Purwosari Kecamatan Babadan Kabupaten Ponorogo menghadapi sejumlah tantangan, antara lain rendahnya margin keuntungan pengecer dan ketidaksesuaian sistem alokasi pupuk dengan kondisi lapangan. Hal ini menimbulkan ketimpangan antara beban kerja pengecer dan hak ekonomi yang diterima.
Permasalahan pokok dalam penelitian ini diformulasikan dalam dua rumusan: (1) Bagaimana tinjauan hukum Islam terhadap tindakan pengecer dalam penerapan HET pupuk subsidi di Desa Purwosari Kecamatan Babadan Kabupaten Ponorogo? (2) Bagaimana tinjauan hukum Islam terhadap tindakan pengecer dalam pendistribusian pupuk subsidi pada wilayah yang sama?
Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research) dan pendekatan normatif empiris. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, serta dokumentasi dari pihak pengecer, petani, dan tokoh masyarakat. Teknik analisis data dilakukan secara induktif dengan pendekatan keadilan dan kemaslahatan untuk menilai kesesuaian pelaksanaan praktik dari regulasi terhadap prinsip-prinsip keadilan dalam Islam.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan HET dan sistem distribusi pupuk bersubsidi belum sepenuhnya mencerminkan prinsip keadilan sebagaimana diatur dalam hukum Islam. Ketimpangan beban dan keuntungan bagi pengecer, serta kurangnya kemslahatan disatu pihak, menjadi indikator ketidakseimbangan yang perlu ditinjau kembali oleh pemerintah. Dari sisi distribusi, pengecer belum bisa menyalurkan pupuk yang sesuai dengan data, dikarenakan hal itu tidak seimbang dengan margin pendapatan yang diterima karena beban lebih yang harus dikeluarkan. Namun hal ini sudah sesuai karena tidak ada hal-hal yang bertentangan dengan prinsip ekonomi islam. Kurangnya dukungan operasional dan lemahnya pengawasan berkala menjadi permasalahan distribusi dan HET. Oleh karena itu, perbaikan sistem subsidi, peningkatan akurasi data, dan pelibatan aktif masyarakat sangat diperlukan guna mewujudkan kemaslahatan bersama.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Thesis Supervisor: | Khusniati Rofiah |
| Subjects: | 14 ECONOMICS > 1499 Other Economics > 149999 Economics not elsewhere classified |
| Divisions: | Fakultas Syariah > Jurusan Hukum Ekonomi Syariah |
| Depositing User: | Perpustakaan Pusat |
| Date Deposited: | 19 Jun 2025 04:09 |
| Last Modified: | 19 Jun 2025 04:09 |
| URI: | http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/34014 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
