Hasanah, Hafshah Maulida Alfa (2025) ..(GUNAKAN TTD ASLI BUKAN SCAN PADA LEMBAR PERSETUJUAN PUBLIKASI ETHESIS, UBAH FILE KE PDF, UPLOAD ULANG).. Analisis Hukum Islam dan Kesadaran Hukum terhadap Arisan Sistem Menurun (Studi Kasus Pada Arisan Intan Ponorogo). Undergraduate (S1) thesis, IAIN PONOROGO.
|
Text
102210060 - Hafshah Maulida Alfa H.docx Download (1MB) |
Abstract
Qard{ adalah qath’ (memotong, memutuskan). Maka, harta yang telah diberikan kepada orang lain berupa hutang disebut qard{ (utang, pinjaman) karena ia adalah qith’ah (sebagian) dari harta pemberi pinjaman/pemberi hutang. Istiqrad{ adalah meminta hutang/pinjam. Adapun kata muqaradhah atau qirad{. maknanya satu yaitu seseorang memberikan kepada orang lain harta supaya dijadikan modal usaha. Salah satu contoh kegiatan muamalah yang menggunakan akad qard adalah arisan. Kegiatan arisan bermacam-macam salah satunya yakni arisan menurun. Arisan menurun adalah sistem arisan di mana setiap peserta membayar sejumlah uang yang berbeda-beda, tetapi mendapatkan jumlah arisan yang sama, Karakteristik arisan menurun meliputi: setiap peserta dapat memilih jumlah uang yang disetorkan berdasarkan jangka waktu yang telah ditentukan. Jumlah yang dibayarkan setiap anggota arisan berbeda-beda. Anggotanya yang berada di urutan atas membayar lebih banyak, sedangkan yang berada di urutan bawah membayar lebih sedikit. Objek penelitian ini adalah arisan sistem menurun pada arisan Intan ponorogo yang lagi ramai diperbincangkan. Hal tersebut menjadi kegelisahan penulis sehingga melakukan penelitian ini.
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: (1) Bagaimana analisis hukum Islam dan kesadaran hukum terhadap akad arisan sistem menurun pada arisan Intan Ponorogo? (2) Bagaimana analisis hukum Islam dan kesadaran hukum terhadap praktik arisan sistem menurun pada arisan Intan Ponorogo?
Adapun jenis penelitian yang dilakukan penulis merupakan penelitian lapangan yang menggunakan metode kualitatif, sedangkan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan menggunakan wawancara dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis yang diberikan oleh Milles dan Huberman, yaitu reduksi, penyajian data dan penarikan kesimpulan/verifikasi.
Hasil analisis penelitian ini yang pertama, akad utang-piutang (qard}) pada arisan Intan ini sudah sesuai dengan hukum Islam secara teoritis karena sudah memenuhi rukun dari qard} itu sendiri. Dan sesuai dengan teori kesadaran hukum owner dan anggota arisan juga sudah menyadari indikator kesadaran hukum terkait akad ini. Kedua, meskipun akadnya sesuai, praktik arisan menurunnya tidak sesuai syariat Islam. Karena adanya riba, yang terlihat dari perbedaan nominal pembayaran antar anggota dan adanya penerapan denda. Meskipun owner dan anggota memahami hukum positif Indonesia, mereka belum sepenuhnya mengerti dan menerapkan praktik arisan yang sesuai syariat Islam. Hal ini terbukti dengan masih berlangsungnya praktik arisan Intan ini.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Thesis Supervisor: | Isnatin Ulfah |
| Subjects: | 14 ECONOMICS > 1499 Other Economics > 149999 Economics not elsewhere classified |
| Divisions: | Fakultas Syariah > Jurusan Hukum Ekonomi Syariah |
| Depositing User: | Mr Perpustakaan IAIN Ponorogo |
| Date Deposited: | 20 Jun 2025 06:59 |
| Last Modified: | 20 Jun 2025 06:59 |
| URI: | http://etheses.iainponorogo.ac.id/id/eprint/34104 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
