Implementasi Budaya 6S (Senyum, Sapa, Salam, Salim, Sopan, Santun) Dalam Membentuk Akhlak Mulia Siswa di MTsN 1 Ponorogo

Safira, Riski Maulida (2025) Implementasi Budaya 6S (Senyum, Sapa, Salam, Salim, Sopan, Santun) Dalam Membentuk Akhlak Mulia Siswa di MTsN 1 Ponorogo. Undergraduate (S1) thesis, IAIN Ponorogo.

[thumbnail of 201210379 RISKI MAULIDA SAFIRA PAI.pdf]
Preview
Text
201210379 RISKI MAULIDA SAFIRA PAI.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Di era kemajuan teknologi digital yang begitu pesat, siswa dihadapkan pada berbagai tantangan, terutama dalam hal pembentukan akhlak. Pembentukan akhlak mulia menjadi salah satu tujuan pendidikan nasional yang tercantum dalam Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Sebagai lembaga pendidikan Islam jenjang menengah pertama, MTsN 1 Ponorogo memiliki program pembiasaan sebagai upaya membentuk akhlak mulia siswa, yaitu melalui pembiasaan budaya 6S (senyum, sapa, salam, salim, sopan, santun).

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: 1) implementasi budaya 6S (Senyum, Sapa, Salam, Salim, Sopan, Santun) di MTsN 1 Ponorogo; 2) dampak implementasi budaya 6S (Senyum, Sapa, Salam, Salim, Sopan, Santun) dalam membentuk akhlak mulia siswa di MTsN 1 Ponorogo; dan 3) faktor pendukung dan penghambat implementasi budaya 6S (Senyum, Sapa, Salam, Salim, Sopan, Santun) dalam membentuk akhlak mulia siswa di MTsN 1 Ponorogo.

Metode penelitian ini adalah kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Partisipan penelitian ini adalah kepala madrasah, waka humas, waka kesiswaan, guru BK dan siswa MTsN 1 Ponorogo. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldana dengan langkah-langkah kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.

Hasil penelitian menunjukkan: (1) implementasi budaya 6S dalam membentuk akhlak mulia siswa di MTsN 1 Ponorogo dilaksanakan melalui dua cara yaitu pembiasaan dan keteladanan guru. Pembiasaan dilaksanakan ketika pagi hari saat siswa baru datang dan dalam kegiatan sehari-hari baik di dalam maupun di luar kelas berupa senyum, sapa, salam, salim, sopan, dan santun secara konsisten. Dan yang kedua adalah melalui keteladanan guru; (2) dampak implementasi budaya 6S dalam membentuk akhlak mulia siswa di MTsN 1 Ponorogo diantaranya: sopan santun, saling menghormati dan saling menghargai, solidaritas pertemanan, dan peduli sosial; (3) faktor pendukung implementasi budaya 6S dalam membentuk akhlak mulia siswa di MTsN 1 Ponorogo adalah dukungan dari pihak sekolah dan keteladanan guru. Adapun faktor penghambatnya adalah pengaruh perkembangan teknologi digital dan pengaruh lingkungan sekitar.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Thesis Supervisor: Sutoyo
Subjects: 13 EDUCATION > 1399 Other Education > 139999 Education not elsewhere classified
Divisions: Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > Jurusan Pendidikan Agama Islam
Depositing User: Perpustakaan Pusat
Date Deposited: 23 Jun 2025 01:25
Last Modified: 23 Jun 2025 01:25
URI: http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/34141

Actions (login required)

View Item View Item