Seni Hadroh Sebagai Media Dakwah dalam Meningkatkan Aktivitas Keagamaan Remaja di Desa Asempayung, Kecamatan Dolopo, Kabupaten Madiun

Muhammad Farkhan, Oktavianur (2025) Seni Hadroh Sebagai Media Dakwah dalam Meningkatkan Aktivitas Keagamaan Remaja di Desa Asempayung, Kecamatan Dolopo, Kabupaten Madiun. Undergraduate (S1) thesis, IAIN Ponorogo.

[thumbnail of 302210106_Oktavianur Muhammad Farkhan_KPI...pdf]
Preview
Text
302210106_Oktavianur Muhammad Farkhan_KPI...pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Seni hadroh adalah kesenian Islami yang sarat nilai spiritual dan religius, serta memiliki potensi besar sebagai media dakwah yang efektif. Bagi remaja, hadroh menjadi alternatif yang menarik karena memadukan unsur seni, spiritualitas, dan kebersamaan, sehingga mampu mendorong keterlibatan mereka dalam kegiatan keagamaan. Namun, di Desa Asempayung, Kecamatan Dolopo, Kabupaten Madiun, partisipasi remaja dalam kegiatan keagamaan masih rendah. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini bertujuan mengkaji pemanfaatan seni hadroh sebagai media dakwah untuk meningkatkan aktivitas keagamaan remaja, serta merumuskan strategi dakwah yang sesuai dengan karakter generasi muda.

Rumusan masalah ini sebagai berikut. Pertama, peran seni hadroh sebagai media dakwah dalam meningkatkan aktivitas keagamaan remaja di Desa sempayung. Kedua, bentuk kegiatan seni hadroh dalam meningkatkan aktivitas keagamaan remaja di Desa Asempayung. Ketiga, apa saja faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaan seni hadroh sebagai media dakwah dalam meningkatkan aktivitas keagamaan remaja di Desa Asempayung.

Penelitian ini dirancang menggunakan metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Subjek dalam penelitian ini adalah seluruh anggota hadroh. Data yang diperoleh dianalisis secara kualitatif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.

Hasil penelitian menunjukkan sebagai berikut. Pertama, seni hadroh berperan sebagai media dakwah yang menarik bagi remaja melalui syair religius yang menggabungkan nilai Islam dan budaya lokal, yang tidak hanya menghibur, tetapi juga membentuk karakter, memperkuat keimanan, serta menumbuhkan kesadaran spiritual dan kebersamaan. Kedua, kegiatan utama meliputi latihan rutin setiap malam Minggu, penampilan dalam Majelis Malam Ahad Wage, serta partisipasi dalam acara keagamaan dan sosial seperti Maulid Nabi, Isra Mi'raj, walimatul ursy, dan peringatan 17 Agustus. Ketiga, faktor pendukung keberhasilan seni hadroh sebagai media dakwah meliputi fasilitas yang memadai, metode dakwah yang menarik, dukungan masyarakat dan semangat anggota hadroh, sedangkan hambatannya adalah minat remaja yang rendah, kurangnya inovasi, dan kendala teknis alat musik

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Thesis Supervisor: Ahmad Choirul Rofiq
Subjects: 22 PHILOSOPHY AND RELIGIOUS STUDIES > 2299 Other Philosophy and Religious Studies > 229999 Philosophy and Religious Studies not elsewhere classified
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Dakwah > Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam
Depositing User: Perpustakaan Pusat
Date Deposited: 23 Jun 2025 07:10
Last Modified: 23 Jun 2025 07:10
URI: http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/34238

Actions (login required)

View Item View Item