Efektivitas Model Pembelajaran Learning Cycle 9E Berbasis Mind Mapping terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa pada Mata Pelajaran IPAS Kelas V di MI Ma`arif Al-Ishlah Kalisat Bungkal Ponorogo

Qoyimatushofiati, Qoyimatushofiati (2025) Efektivitas Model Pembelajaran Learning Cycle 9E Berbasis Mind Mapping terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa pada Mata Pelajaran IPAS Kelas V di MI Ma`arif Al-Ishlah Kalisat Bungkal Ponorogo. Undergraduate (S1) thesis, IAIN Ponorogo.

[thumbnail of 203210165_Qoyimatushofiati_Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah.pdf]
Preview
Text
203210165_Qoyimatushofiati_Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah.pdf

Download (2MB) | Preview

Abstract

Qoyimatushofiati. 2025. Efektivitas Model Pembelajaran Learning Cycle 9E Berbasis Mind Mapping terhadap Kemampuan Berfikir Kreatif Siswa pada Mata Pelajaran IPAS Kelas V di MI Ma`Arif Al-Ishlah Kalisat Bungkal Ponorogo. Skripsi. Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri Ponorogo, Pembimbing: Kurnia Hidayati, M.Pd.
Kata Kunci: Model Pembelajaran Learning Cycle 9E Mind Mapping, Kemampuan Berpikir Kreatif
Kemampuam berpikir kreatif peserta didik dapat ditingkatkan melalui proses belajar mengajar IPAS. Namun, pada kenyataannya, sebagian besar guru masih mendominasi proses pembelajaran di kelas, sehingga peserta didik kurang diberikan ruang untuk mengembangkan gagasan mereka sendiri. Pola pembelajaran seperti ini belum sepenuhnya berorientasi pada siswa karena peran guru masih terlalu sentral. Kurangnya peluang bagi siswa untuk berpikir mandiri inilah yang menjadi salah satu penyebab rendahnya kemampuan berpikir kreatif di kalangan peserta didik.
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan membandingkan kemampuan berpikir kreatif siswa kelas V MI Ma’arif Al-Ishlah pada mata pelajaran IPAS antara model pembelajaran Learning Cycle 9E berbasis mind mapping dan pembelajaran konvensional, serta mengukur efektivitas model Learning Cycle 9E berbasis mind mapping dalam meningkatkan kemampuan berpikir kreatif siswa.
Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi eksperimental (pretest-posttest control group design). Populasi yang digunakan adalah seluruh kelas V dengan jumlah 50. Sampel terdiri dari 33 siswa: dengan jumlah kelas VB sebagai kontrol (16 siswa) dan VC sebagai eksperimen (17 siswa). Data dikumpulkan melalui tes dan dianalisis dengan uji normalitas, homogenitas, independent t-test, N-Gain, dan Cohen’s d.
Hasil penelitian ini (1) kemampuan berpikir kreatif siswa pada kelas eksperimen menunjukkan hasil yang lebih baik. Hal ini terlihat dari capaian hasil belajar, sebanyak 23,53% memperoleh nilai tinggi, kemudian 58,82% kategori sedang, dan 17,65% kategori nilai rendah, (2) kemampuan berpikir kreatif pada kelas kontrol masih rendah. Hal ini tercermin dari hasil belajar siswa, di mana hanya 12,5% yang memperoleh nilai tinggi, sebanyak 68,75% mendapatkan nilai dalam kategori sedang, dan 18,75% berada dalam kategori nilai rendah), (3) berdasarkan hasil uji independent sample t test, ditemukan adanya perbedaan dengan nilai signifikansi adalah 0,000 yang berarti kurang dari 0,05, sehingga hipotesis H0 ditolak dan H1 diterima. (4) berdasarkan uji N-Gain Score, diperoleh nilai sebesar 78%, yang termasuk dalam kategori meningkat ditambah dengan hasil uji Cohen`d sebesar 1.612 model Learning Cycle 9E dapat dikatakan efektif untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif siswa.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Thesis Supervisor: Kurnia Hidayati
Subjects: 13 EDUCATION > 1399 Other Education > 139999 Education not elsewhere classified
Divisions: Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah
Depositing User: Perpustakaan Pusat
Date Deposited: 24 Jun 2025 01:31
Last Modified: 24 Jun 2025 01:31
URI: http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/34262

Actions (login required)

View Item View Item