PERILAKU BUNUH DIRI PADA MAHASISWA DALAM PERSPEKTIF PSIKOLOGI DAN HUKUM ISLAM

Hafshah Fasa, Alina Zakiyah (2025) PERILAKU BUNUH DIRI PADA MAHASISWA DALAM PERSPEKTIF PSIKOLOGI DAN HUKUM ISLAM. Undergraduate (S1) thesis, IAIN Ponorogo.

[thumbnail of 303210057_Alina Zakiyah Hafshah Fasa_Bimbingan Penyuluhan Islam.pdf]
Preview
Text
303210057_Alina Zakiyah Hafshah Fasa_Bimbingan Penyuluhan Islam.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Alina Zakiyah Hafshah Fasa. 2025. Perilaku Bunuh Diri pada Mahasiswa dalam Perspektif Psikologi dan Hukum Islam. Skripsi. Jururan Bimbingan Penyuluhan Islam Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah Institut Agama Islam Negeri Ponorogo. Pembimbing: M. Rozi Indrafuddin, M.Fil.I.
Kata kunci: Perilaku Bunuh Diri, Mahasiswa, Psikologi, Hukum Islam
Fenomena bunuh diri di kalangan mahasiswa merupakan persoalan serius yang mencerminkan krisis psikologis, sosial, dan spiritual. Meskipun termasuk kelompok usia produktif, mahasiswa kerap menghadapi tekanan akademik, konflik internal, dan lemahnya dukungan sosial, yang dapat berujung pada keputusasaan dan tindakan ekstrem seperti bunuh diri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis alasan dan tipologi perilaku bunuh diri mahasiswa, memahami pandangan psikologi terhadap fenomena ini, serta menjelaskan hukum bunuh diri dalam Islam.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka (library research). Data diperoleh dari Al-Qur’an, hadis, literatur psikologi, jurnal ilmiah, serta dokumentasi kasus nyata mahasiswa yang melakukan bunuh diri. Metode hermeneutis dan filosofis digunakan untuk menafsirkan makna mendalam dari fenomena ini dalam perspektif psikologi dan hukum Islam.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa tindakan bunuh diri pada mahasiswa didorong oleh berbagai faktor seperti depresi, tekanan akademik, konflik keluarga, krisis identitas, hingga hilangnya makna hidup. Dalam psikologi, bunuh diri diklasifikasikan melalui pendekatan psikoanalisis dan sosiologi Durkheim (egoistik, altruistik, anomik). Islam secara tegas melarang tindakan bunuh diri karena bertentangan dengan prinsip keimanan dan takdir Allah, serta menganggapnya sebagai dosa besar.
Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa pencegahan bunuh diri memerlukan kolaborasi antara pendekatan psikologis dan spiritual, dengan peran aktif keluarga, masyarakat, dan institusi pendidikan. Edukasi mental, penguatan iman, serta layanan konseling menjadi langkah penting untuk menekan angka bunuh diri di kalangan mahasiswa.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Thesis Supervisor: M. Rozi Indrafuddin
Subjects: 22 PHILOSOPHY AND RELIGIOUS STUDIES > 2299 Other Philosophy and Religious Studies > 229999 Philosophy and Religious Studies not elsewhere classified
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Dakwah > Jurusan Bimbingan Penyuluhan Islam
Depositing User: Perpustakaan Pusat
Date Deposited: 25 Jun 2025 07:47
Last Modified: 25 Jun 2025 07:47
URI: http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/34453

Actions (login required)

View Item View Item