(LEMBAR PERNYATAAN PUBLIKASI BELUM DITANDA TANGANI DAN LEMBAR PENGESAHAN TIM PENGUJI JUGA BELUM ADA, SILAHKAN DILENGKAPI UPLOAD ULANG).. Komunikasi Budaya Tradisi Kenduri Di Sukosewu, Desa Sukorejo, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Ponorogo

Rufiana, Lulut (2025) (LEMBAR PERNYATAAN PUBLIKASI BELUM DITANDA TANGANI DAN LEMBAR PENGESAHAN TIM PENGUJI JUGA BELUM ADA, SILAHKAN DILENGKAPI UPLOAD ULANG).. Komunikasi Budaya Tradisi Kenduri Di Sukosewu, Desa Sukorejo, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Ponorogo. Undergraduate (S1) thesis, IAIN Ponorogo.

[thumbnail of LULUT RUFIANA_302210066_KPI.pdf]
Preview
Text
LULUT RUFIANA_302210066_KPI.pdf

Download (977kB) | Preview

Abstract

Rufiana, Lulut, 2025. Komunikasi Budaya Tradisi Kenduri di Desa Sukorejo, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Ponorogo. Fakultas Ushuluddin, Adab, Dan Dakwah. Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam. Institut Agama Islam Negeri Ponorogo. Pembimbing: Prof. Dr. Ahmad Choirul Rofiq, M.Fil.I.
Kata Kunci: Komunikasi, Budaya, Tradisi Kenduri
Desa Sukorejo merupakan desa di Ponorogo yang masih melakukan adat istiadat yang turun temurun dari leluhurnya. Ciri khas upacara dari daerah tersebut ialah tradisi kenduri di tempat situs bersejarah bertepatan pada malam satu Suro dalam penanggalan kalender Jawa Islam.
Rumusan masalah penelitian ini sebagai berikut. Pertama, bagaimana situasi komunikatif budaya tradisi kenduri di Sukosewu, Desa Sukorejo, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Ponorogo? Kedua, bagaimana peristiwa komunikatif tradisi kenduri di Sukosewu, Desa sukorejo, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Ponorogo? Ketiga, bagaimana tindakan komunikatif yang terjadi pada ritual tradisi kenduri di Sukosewu, Desa Sukorejo, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Ponorogo?. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif. Sedangkan jenis penelitiannya menggunakan kualitatif deskriptif, menggunakan teori etnografi yang menganalisis situasi komunikatif, peristiwa komunikatif, dan tindakan komunikatif. Sumber data utama menggunakan hasil wawancara, observasi dan dokumentasi serta menggunakan data tambahan yang diperoleh dari studi kepustakaan, sedangkan untuk analisis data menggunakan metode reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan kesimpulan sebagai berikut: Pertama, situasi komunikatif dalam tradisi kenduri di Sukosewu, Desa Sukorejo ini berlangsung dalam suasana yang religius, khidmat, dan penuh nilai kekeluargaan. Suasana ini tercipta melalui partisipasi aktif seluruh lapisa masyarakat dalam prosesi yang dilaksanakan di situs bersejarah Taman Sukosewu pada malam satu Suro, yang dianggap sebagai waktu yang sakral dalam kalender Jawa Islam. Kedua, peristiwa komunikatif terwujud dalam rangkaian kegiatan tradisi kenduri yang diawali dengan pembersihan makam atau resik resik, dilanjutkan dengan doa bersama. Ketiga, tindakan komunikatif mencakup komunikasi verbal, seperti pembacaan doa yang dipimpin oleh tokoh agama setempat, dan komunikasi nonverbal yang terlihat dalam penyediaan sesaji, keterlibatan dalam kenduri, serta interaksi sosial antarwarga selama berlangsungnya prosesi. Aspek ini saling melengkapi dan menunjukkan bahwa tradisi krnduri tidak hanya sebagai bentuk ritual keagamaan, tetapi juga sebagai saran untuk memperkuat solidaritas sosial, menjaga nilai budaya, dan mempererat hubungan antara masyarakat di Desa Sukorejo.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Thesis Supervisor: Ahmad Choirul Rofiq
Subjects: 22 PHILOSOPHY AND RELIGIOUS STUDIES > 2299 Other Philosophy and Religious Studies > 229999 Philosophy and Religious Studies not elsewhere classified
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Dakwah > Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam
Depositing User: Perpustakaan Pusat
Date Deposited: 26 Jun 2025 02:35
Last Modified: 26 Jun 2025 03:08
URI: http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/34486

Actions (login required)

View Item View Item