Implementasi Komunikasi Interpersonal Sebagai Konseling Sebaya Pada Peserta Didik Di Madrasah Aliyah Nurul Fikri Kabupaten Pacitan

Widiantoro, Ahmad (2025) Implementasi Komunikasi Interpersonal Sebagai Konseling Sebaya Pada Peserta Didik Di Madrasah Aliyah Nurul Fikri Kabupaten Pacitan. Undergraduate (S1) thesis, IAIN Ponorogo.

[thumbnail of 303180040_AhmadWidiantoro_BPI.pdf]
Preview
Text
303180040_AhmadWidiantoro_BPI.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Ahmad Widiantoro. 2025. Implementasi Komunikasi Interpersonal Konseling Sebaya pada Peserta Didik MA Nurul Fikri Kabupaten Pacitan. Jurusan Bimbingan Penyuluhan Islam Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah Institut Agama Islam Negeri Ponorogo. Pembimbing Mohammad Rozi Indrafuddin, M.Fil.I
Kata Kunci : Komunikasi Interpersonal, Konseling Sebaya, Peserta Didik
Komunikasi memiliki peran penting dalam keberhasilan individu, khususnya dalam membangun hubungan sosial dan penyesuaian diri dengan teman sebaya. Anak dan remaja perlu memiliki keterampilan komunikasi interpersonal yang baik agar dapat diterima dalam kelompok sosial mereka, karena teman sebaya memiliki pengaruh besar terhadap sikap, perilaku, dan perkembangan remaja. Teman sebaya juga menjadi sumber informasi penting di luar keluarga dan menjadi tempat utama bagi remaja dalam mengekspresikan diri. Hal ini menunjukkan pentingnya penguatan keterampilan komunikasi interpersonal untuk mendukung perkembangan sosial dan prestasi belajar siswa secara optimal.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui serta menganalisis bagaimana komunukasi interpersonal siswa yang ada di MA Nurul Fikri Kabupaten Pacitan serta faktor faktor yang mendukung dan menghambat proses komunikasi tersebut. komunikasi interpersonal menjadi salah satu keterampilan yang sangat penting terhadap seseorang.
Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara,. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi internasional memiliki peran signifikan dalam memperkuat efektivitas konseling sebaya, terutama dalam membangun empati, memahami satu sama lain, serta meningkatkan keterampilan komunikasi antara peserta didik. Selain itu pemahaman terhadap perbedaan presepsi kemampuan berbahasa serta sikap terbuka menjadi kunci dalam evektifitas komunikasi interpersonal. adapun metode yang digunakan oleh peneliti merupakan penelitian lapangan, menghadirkan penelitia ke lapangan secara langsung untuk melaksanakan penelitian yang berlokasi di MA NURUL Fikri Kabupaten Pacitan. data yang kami gunakan merupakan hasil dari dokumentasi antara lain; catatan arsip, wawancara dan secara langsung, melakukan pengamatan pengarsipan dan mencari artefak fisik. data yang telah didapatkan kemudian dikumpulkan menjadi satu dokumen untuk dianalisa dan dilakukan keabsahan terhadap data yang dikumpulkan. kemudian, baru bisa ditarik kesimpulan terhadap data yang didapat dan diolah tersebut.
Dalam pelaksanaan konseling sebaya, terdapat beberapa tahap diantaranya : tahap awal yang berisi tentang seorang konselor mendengarkan dan menganalisa permasalahan dari seorang konseli. Tahap kedua yaitu sikap berempati dari konselor dan membiasakan konseli untuk bersikap kontruktif atas permasalahan yang ada. tahap akhir berisi tentang keadaan konseli, manfaat dari konseling sebaya dan perubahan sikap yang terjadi pada konseling.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Thesis Supervisor: Mohammad Rozi Indrafuddin
Subjects: 22 PHILOSOPHY AND RELIGIOUS STUDIES > 2299 Other Philosophy and Religious Studies > 229999 Philosophy and Religious Studies not elsewhere classified
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Dakwah > Jurusan Bimbingan Penyuluhan Islam
Depositing User: Perpustakaan Pusat
Date Deposited: 30 Jun 2025 01:41
Last Modified: 30 Jun 2025 01:41
URI: http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/34576

Actions (login required)

View Item View Item