Husnawati, Mangda Tyas (2025) Analisis Urgensi Rekonstruksi Hukum Keluarga Islam Tentang Pemberlakuan Syibhul Iddah Di Negara Indonesia Dan Malaysia Perspektif Sadd Al-Dzari'ah (Studi Di Kantor Urusan Agama Kecamatan Sambit Kabupaten Ponorogo Dan Jabatan Hal Ehwal Agama Islam Pulau Pinang). Undergraduate (S1) thesis, IAIN Ponorogo.
Preview |
Text
SKRIPSI FINAL (WATERMARK) - 20250625 - Skripsi - Mangda Tyas Husnawati P1 - Naskah_removed.pdf Download (2MB) | Preview |
Abstract
Husnawati, Mangda Tyas. 2025. Analisis Urgensi Rekonstruksi Hukum Keluarga Islam Tentang Pemberlakuan Syibhul Iddah Di Negara Indonesia Dan Malaysia Perspektif Sadd Al-Dzari’ah (Studi Di Kantor Urusan Agama Kecamatan Sambit Kabupaten Ponorogo Dan Jabatan Hal Ehwal Agama Islam Pulau Pinang). Skripsi. Jurusan Hukum Keluarga Islam Fakultas Syariah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ponorogo. Pembimbing: Prof. Dr. Hj. Khusniati Rofiah, M.S.I.
Kata Kunci: Rekonstruksi Hukum Keluarga Islam, Syibhul Iddah, Praktik Poligami Terselubung, dan Sadd Al-Dzari’ah.
Dinamika reformasi hukum keluarga Islam di negara Indonesia maupun Malaysia terus menghadapi berbagai tantangan, terutama terkait dengan isu-isu krusial yang hingga saat ini belum memiliki regulasi hukum yang jelas, seperti halnya syibhul iddah. Syibhul iddah merupakan suatu keadaan yang terjadi akibat putusnya perkawinan, di mana suami harus menjalani masa tunggu sebagaimana yang dilakukan oleh istri sebagai konsekuensi dari perceraian. Dengan adanya kebijakan pemberlakuan syibhul iddah dapat mengurungkan niat dan keinginan suami untuk segera melangsungkan pernikahan bersama perempuan lain di saat masa iddah istrinya masih berlangsung yang mengarah pada dilakukannya praktik poligami terselubung.
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: (1) Bagaimana praktik pemberlakuan syibhul iddah di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sambit Kabupaten Ponorogo dan Jabatan Hal Ehwal Agama Islam Pulau Pinang (JHEAIPP) ? (2) Bagaimana implikasi pemberlakuan syibhul iddah di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sambit Kabupaten Ponorogo dan Jabatan Hal Ehwal Agama Islam Pulau Pinang (JHEAIPP) terhadap potensi praktik poligami terselubung ditinjau dari perspektif sadd al-dzari’ah ? (3) Bagaimana urgensi rekonstruksi hukum keluarga Islam tentang pemberlakuan syibhul iddah di negara Indonesia dan Malaysia sebagai upaya preventif terhadap potensi praktik poligami terselubung menurut Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sambit Kabupaten Ponorogo dan Jabatan Hal Ehwal Agama Islam Pulau Pinang (JHEAIPP) ?
Penelitian ini dilakukan menggunakan metode penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif dengan menekankan pada kedalaman analisis data induktif. Jenis penelitian yang dilakukan oleh peneliti adalah penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan empiris. Adapun untuk teknik pengumpulan data didasarkan pada wawancara dan dokumentasi.
Berdasarkan hasil penelitian diperoleh kesimpulan bahwa: Pertama, dalam praktiknya pemberlakuan syibhul iddah belum sepenuhnya dapat direalisasikan secara maksimal, karena kurangnya regulasi hukum yang menguatkan kebijakan tersebut. Kedua, kebijakan pemberlakuan syibhul iddah di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sambit Kabupaten Ponorogo dan Jabatan Hal Ehwal Agama Islam Pulau Pinang (JHEAIPP) berimplikasi pada penurunan potensi dilakukannya praktik poligami terselubung. Ketiga, melihat betapa pentingnya eksistensi masa tunggu bagi suami untuk mencegah terjadinya tindakan poligami terselubung, maka perlu adanya rekonstruksi hukum keluarga Islam tentang syibhul iddah.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Thesis Supervisor: | Khusniati Rofiah |
| Subjects: | 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1899 Other Law and Legal Studies > 189999 Law and Legal Studies not elsewhere classified |
| Divisions: | Fakultas Syariah > Jurusan Hukum Keluarga Islam |
| Depositing User: | Perpustakaan Pusat |
| Date Deposited: | 30 Jun 2025 01:58 |
| Last Modified: | 30 Jun 2025 01:58 |
| URI: | http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/34633 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
