Salem, Rusdi (2025) ..(TAMBAHKAN LEMBAR PERSETUJUAN DAN LEMBAR PERSETUJUAN PUBLIKASI ETHESIS DENGAN TTD ASLI BUKAN SCAN, UBAH FILE KE PDF, UPLOAD ULANG).. Nilai-Nilai Pendidikan Islam Dan Toleransi Dalam Surat Al-Kāfirun Perspektif Tafsir Al-Munir Dan Relevansinya Terhadap Toleransi Beragama. Undergraduate (S1) thesis, UIN Ponorogo.
|
Text
SKRIPSI_SAH[1].docx Download (833kB) |
Abstract
Pendidikan Islam tidak terlepas dari dasarnya yakni al-Qur’an sebagai pedoman hidup atau petunjuk di dalam kehidupan manusia. Salah satu kajian yang timbul di media sosial penafsiran terhadap al-Qur’an surah Al-Kāfirun di dalam bingkai toleransi beragama, utamanya dalam kehidupan beragama dan bernegara di Indonesia.Toleransi beragama saat ini kian mengkhawatirkan karena tidak didorong penuh oleh kesadaran untuk menerima sebuah perbedaan. Namun disisi lain muncul pertanyaan apakah kajian tersebut cukup relavan untuk dijawab persoalan dan memberikan alternatif pemahaman keagamaan. Prilaku umat beragama yang eksklusif sangat berkaitan dengan truth claim dan salvation claim yang datang bagiannya bisa mengambil bentuk-bentuk perbuatan agresif dan demonstrative sahingga dapat membahayakan masa depan umat beragama sendiri termasuk juga bangsa. Karena lama-kelamaan ketegangan akibat eksklusifisme tersebut nantinya akan menimbulkan konflik antar umat beragama..
Rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu (1) Bagaimana Nilai-Nilai Pendidikan Islam dan Toleransi Dalam Surat Al-Kāfirun? (2) Bagaimana Relevansi Surat Al-Kāfirun Perspektif Tafsir Al-Munir Terhadap Toleransi Beragama?
Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan (library research). Teknik pengumpulan data yang dilakukan oleh peneliti adalah dengan cara pemeriksaan, mengorganizir, meganalisis. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah (content analysis).
Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa (1) Untuk memahami agama sebagai ajaran yang sempurna, seseorang harus memiliki pemahaman yang kuat tentang bagaimana hukum agama (Syariah), keimanan (Tauhid), dan etika (Akhlaq) yang terkandung dalam agama seseorang. Hal ini penting untuk diperhatikan agar ajaran agama tidak menjadi kering karena penafsiran yang melakukan pendekata legal formal dan tekstual, seperti pemahaman tentang jihad belakangan ini di kalangan masyarakat yang dianggap sebagai "perang mengangkat senjata" akibat dari monopoli teks. Namun, jihad memiliki pengertian yang luas, termasuk pembebasan rakyat, menghapus diskriminasi, dan melindungi hak-hak rakyat, yang juga merupakan manifestasi dari demokrasi. (2) Pemahaman tafsir Qs. Al-Kāfirūn sangat erat kaitannya dengan moderasi dan toleransi beragama. Sikap Nabi Muhammad dalam menghadapi kaum kafir Quraisy adalah dengan tenang santun dan argumentatif bahwa moderasi bergama bukan mencampurkan agama, melainkan beragama sesuai dengan kepercayaan masing-masing dan hidup sebagai manusia yang memiliki peradaban.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Subjects: | 13 EDUCATION > 1399 Other Education > 139999 Education not elsewhere classified |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > Jurusan Pendidikan Agama Islam |
| Depositing User: | Mr Perpustakaan IAIN Ponorogo |
| Date Deposited: | 01 Jul 2025 01:33 |
| Last Modified: | 01 Jul 2025 01:33 |
| URI: | http://etheses.iainponorogo.ac.id/id/eprint/34694 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
