Strategi Guru dalam Mengatasi Learning Plateau pada Mata Pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam Kelas VII MTsN 3 Ngawi

Masidah, Isna Arum (2025) Strategi Guru dalam Mengatasi Learning Plateau pada Mata Pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam Kelas VII MTsN 3 Ngawi. Undergraduate (S1) thesis, IAIN Ponorogo.

[thumbnail of 201210196_ISNAARUMMASIDAH_PAI.pdf]
Preview
Text
201210196_ISNAARUMMASIDAH_PAI.pdf

Download (4MB) | Preview

Abstract

ABSTRAK
Masidah, Isna Arum. 2023. Strategi Guru dalam Mengatasi Learning Plateau pada Mata Pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam Kelas VII MTsN 3 Ngawi. SKRIPSI. Jurusan Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri Ponorogo. Pembimbing: Dr. Nur Rahmi Sonia, M.Pd.I
Kata Kunci: Strategi Pembelajaran, Learning Plateau, Sejarah Kebudayaan Islam.
Learning plateau atau kejenuhan belajar adalah kondisi dimana peserta didik mengalami tekanan yang luar biasa dalam proses belajar, sehingga mereka merasa bosan dan kehilangan motivasi. Salah satu mata pelajaran yang sering membuat peserta didik merasa jenuh adalah mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) karena materi-materi yang ada didalamnya mengharuskan peserta didik memahami serta menghafal terkait sejarah. Learning plateau dapat berdampak buruk bagi peserta didik. Oleh karena itu guru perlu menerapkan beberapa strategi pembelajaran yang tepat untuk mengatasi learning plateau.
Tujuan dilakukan penelitian ini adalah (1) Untuk memaparkan bentuk learning plateau pada peserta didik kelas VII di MTsN Ngawi. (2) Untuk menjelaskan implementasi strategi guru dalam dalam mengatasi learning plateau, pada pelajaran SKI kelas VII di MTsN 3 Ngawi. (3) Untuk menjelaskan implikasi dari strategi yang guru terapkan dalam mengatasi learning plateau pada mata pelajaran SKI kelasVII di MTsN 3 Ngawi
Adapun penelitian ini dirancang menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus dengan sumber data dari guru Sejarah Kebudayaan Islam, peserta didik, kepala sekolah dan waka kurikulum. Teknik pengumpulan data dilakukan observasi non partisipan, wawancara sistematur, dan mendalam (indept interview), dan dokumentasi. Sementara itu teknik analisis yaitu model Miles, Huberman, dan Saldana yang meliputi: pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian ini adalah: 1) Bentuk learning plateau, peserta didik yang mengalami lerning plateau ditandai dengan kurang fokus, berbicara dengan teman, menunduk di meja, bermain sendiri, dan kurang percaya diri. Penyebabnya berasal dari faktor internal (mood buruk, sakit, lapar, lelah) dan eksternal (metode mengajar monoton, materi membosankan, konflik, kurang sarpras). Dampaknya meliputi rendahnya hasil belajar, sulit memahami materi, dan malas belajar. 2) strategi guru dalam mengatasi learning plateau, pentingnya strategi pembelajaran untuk menciptakan proses belajar yang aktif dan menyenangkan, dengan mempertimbangkan kondisi peserta didik, sarpras, waktu, dan MGMP. Strategi yang digunakan dalam pelajaran SKI kelas VII di MTsN 3 Ngawi meliputi: inkuiri, kontekstual, active learning, ekspositori, dan kooperatif. 3) Implikasi strategi pembelajaran, strategi yang diterapkan berdampak positif, seperti memudahkan penyampaian materi, meningkatkan keaktifan, fokus, dan hasil belajar siswa. Namun, ada juga dampak negatif, seperti keterbatasan fasilitas, pembagian nilai kelompok, waktu terbatas, dan kesulitan mengaitkan materi dengan kondisi saat ini.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Thesis Supervisor: Nur Rahmi Sonia
Subjects: 13 EDUCATION > 1399 Other Education > 139999 Education not elsewhere classified
Divisions: Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > Jurusan Pendidikan Agama Islam
Depositing User: Perpustakaan Pusat
Date Deposited: 03 Jul 2025 04:18
Last Modified: 03 Jul 2025 04:18
URI: http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/34862

Actions (login required)

View Item View Item