Alvarozi, Matsna Zakia (2025) Peran Guru Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti dalam Mencegah Aksi Bullying Generasi Z: Studi Kasus di Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Maospati. Undergraduate (S1) thesis, IAIN Ponorogo.
Preview |
Text
201210246_MATSNA ZAKIA ALVAROZI_SKRIPSI.pdf Download (2MB) | Preview |
Abstract
Bullying di kalangan Generasi Z semakin kompleks, termasuk dalam bentuk cyberbullying. Dampaknya mencakup gangguan psikologis hingga menurunnya semangat belajar. Sekolah sebagai lingkungan sosial kedua setelah keluarga memiliki peran penting dalam pencegahan, khususnya melalui guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Budi Pekerti yang berperan menanamkan nilai moral dan karakter.
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan, mengetahui, dan memahami: (1) Bentuk perilaku bullying siswa di SMA Negeri 1 Maospati, (2) Peran guru Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti dalam mengatasi perilaku bullying di SMA Negeri 1 Maospati, (3) Upaya Guru Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti dalam mencegah aksi bullying di kalangan generasi Z di SMAN 1 Maospati.
Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Sumber data wawancara dalam penelitian ini meliputi Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, guru Pendidikan Agama Islam, guru Bimbingan Konseling, serta beberapa siswa SMA Negeri 1 Maospati sebagai informan. Analisis data dilakukan melalui empat tahap, yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Untuk menjaga keabsahan data, penelitian ini menggunakan teknik triangulasi data.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Bentuk bullying yang terjadi di sekolah ini meliputi bullying verbal (mengolok-olok, mengejek, memanggil dengan nama orang tua), relasional (pengucilan sosial), serta cyberbullying (candaan di media sosial dan penyebaran hoaks). (2) Guru PAI dan Budi Pekerti memiliki peran strategis sebagai murabbi, mu’allim, dan mu’addib dalam menanamkan nilai-nilai keislaman dan membentuk karakter peserta didik. (3) Upaya pencegahan dilakukan melalui strategi preventif (internalisasi nilai agama dalam pembelajaran), represif (nasihat dan sanksi edukatif), serta kuratif (pendampingan psikologis dan kerja sama dengan guru BK). Ketiga pendekatan tersebut membentuk sistem penanganan bullying yang menyeluruh, efektif dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan aman.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Thesis Supervisor: | Nur Kolis |
| Subjects: | 13 EDUCATION > 1399 Other Education > 139999 Education not elsewhere classified |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > Jurusan Pendidikan Agama Islam |
| Depositing User: | Perpustakaan Pusat |
| Date Deposited: | 04 Aug 2025 01:18 |
| Last Modified: | 04 Aug 2025 01:18 |
| URI: | http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/35165 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
