Mashfufah, Amalina (2025) Pemenuhan Hak Anak Pasca Masa Pandemi Covid-19 Perspektif Undang-Undang Perlindungan Anak dan Hukum Islam (Studi Kasus di Perumahan Rejomulyo Kota Madiun. Masters thesis, IAIN Ponorogo.
Preview |
Text
503210010_Amalina Mashfufah_HKI.pdf Download (1MB) | Preview |
Abstract
Anak merupakan generasi penerus bangsa yang wajib dijaga atas hak dan kewajibannya. Dalam pemenuhan hak anak tentunya terdapat beberapa hambatan dalam setiap prosesnya, salah satunya adalah wabah Covid 19 yang melanda Indonesia mulai awal tahun 2020 dan yang terparah pada tahun 2021. Seluruh keluarga terdampak karena kejadian tersebut, salah satunya beberapa keluarga yang menetap di Perumahan Rejomulyo Kota Madiun. Dikarenakan pandemi ini, beberapa orang tua harus dituntut untuk bekerja keras dan juga tidak lupa memperhatikan hak-hak dari anak-anaknya.
Tujuan penelitian ini adalah (1) untuk menjelaskan dan mendeskripsikan tentang bagaimana Pemenuhan Hak Anak Pasca Masa Pandemi covid 19. (2) untuk menguraikan Pemenuhan Hak Anak Pasca Masa Pandemi covid
19 di Perumahan Rejomulyo Kota Madiun ditinjau dari Undang- Undang Perlindungan Anak dan Hukum Islam.
Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif lapangan. Untuk data primer diperoleh dari wawancara dengan narasumber. Sedangkan untuk data sekunder diperoleh dari data profil kelurahan, jurnal dan skripsi yang berkaitan dengan Pemenuhan Hak Anak Pasca Masa Pandemi covid 19. Teknik pengumpulan data dengan wawancara. Sedangkan untuk Teknik analisis data dengan cara mengumpulkan data, reduksi data, penyajian data dan kesimpulan.
Penelitian ini menghasilkan simpulan bahwa terkait hak
anak untuk mendapatkan kebutuhan pokok (sandang, pangan, dan papan) sesuai yang tertuang dalam Undang-Undang No. 35 Tahun 2014 yang menyatakan bahwa setiap anak berhak atas kelangsungan hidup, tumbuh dan berkembang serta berhak atas perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi, dengan adanya pandemi kondisi ekonomi menjadi salah satu faktor utama yang menjadi ganjalan dalam pemenuhan kebutuhan pokok di masa pandemi Covid 19. Dalam perlindungan anak dari kekerasan dan diskriminasi secara tersirat para orang tua berusaha memberikan perlindungan yang terbaik untuk anaknya. Dalam penerapan 8 fungsi keluarga yang menjadi turunan Undang- Undang Nomor 52 Tahun 2009 tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, faktor pendidikan yang menjadi permasalahan saat adanya pandemi, karena para orang tua ada yang paham teknologi dan ada yang tidak, terlebih lagi pada saat pandemi para orang tua harus bekerja lebih keras untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Masa Pandemi coviod-19 mengantarkan manusia pada teknologi digital yang merambah dalam segala lini kehidupan baik sosial, ekonomi ,budaya bahkan ke arah dunia pendidikan. Pandemi merupakan pintu menuju transformasi pendidikan ke arah digital. Perubahan media pengajaran dan perubahan sumber belajar ke arah digitalisasi memaksa semua stakeholder pendidikan harus mau berubah dan meninggalkan
`zona nyaman`. Cara-cara pengajaran di era revolusi industri juga harus di sesuaikan dengan hal-hal yang dibutuhkan pada era ini. Penyesuaian tersebut berupa pengajaran berbasi proyek, kolaborasi, inovasi dan berorientasi lifes skill merupakan modal utama bekal siswa.
Kata Kunci: Hak Anak, Hak Anak saat Pandemi, Digitalisasi
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Thesis Supervisor: | Luhur Prasetyo Rohmah Maulidia |
| Subjects: | 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1899 Other Law and Legal Studies > 189999 Law and Legal Studies not elsewhere classified |
| Divisions: | Fakultas Syariah > Jurusan Hukum Keluarga Islam |
| Depositing User: | Perpustakaan Pusat |
| Date Deposited: | 01 Sep 2025 07:45 |
| Last Modified: | 01 Sep 2025 07:45 |
| URI: | http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/35199 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
