Abrori, Fatqul (2025) Peran Komunikasi Keluarga Dalam Mendidik Moral Anak Usia Sekolah Dasar Di Desa Bareng Kecamatan Pudak Kabupaten Ponorogo. Undergraduate (S1) thesis, uin ponorogo.
Preview |
Text
302210039_FATQUL ABRORI_KOMUNIKASI DAN PENYIARAN ISLAM.pdf Download (1MB) | Preview |
Abstract
ABSTRAK
Abrori ,Fatqul. 2025. Peran Komunikasi Keluarga Dalam Mendidik Anak Usia Sekolah Dasar Di Desa Bareng Kecamatan Pudak Kabupaten Ponorogo. Skripsi. Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam, Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah, Universitas Islam Negeri Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo Pembimbing Dr. Anwar Mujahiddin, M.A.
Kata Kunci: Komunikasi, Keluarga, Moral.
Penelitian ini membahas peran komunikasi keluarga dalam membentuk moral anak usia sekolah dasar. Proses komunikasi antara orang tua dan anak menjadi kunci dalam penanaman nilai-nilai moral. Moral, yang berarti etika atau akhlak, merupakan dasar pembentukan kepribadian yang baik. Anak akan tumbuh dengan akhlak terpuji jika komunikasi dengan orang tua berlangsung secara efektif, sehingga pesan moral yang disampaikan dapat diterima dan dipahami dengan benar.
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bentuk-bentuk komunikasi antara orang tua dan anak serta implikasinya terhadap pembentukan moral anak usia sekolah dasar di Desa Bareng, Kecamatan Pudak, Kabupaten Ponorogo. Terdapat dua rumusan masalah yang diangkat, yaitu: (1) bagaimana bentuk komunikasi yang terjalin antara orang tua dan anak dalam keluarga di Desa Bareng, Kecamatan Pudak, Kabupaten Ponorogo. serta (2) bagaimana dampak komunikasi tersebut terhadap perkembangan moral anak di Desa Bareng, Kecamatan Pudak, Kabupaten Ponorogo. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif untuk memperoleh gambaran yang mendalam mengenai pola interaksi dalam keluarga. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung dan wawancara mendalam dengan orang tua dan anak di Desa Bareng Kecamatan Pudak Kabupaten Ponorogo.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi antara orang tua dan anak di Desa Bareng memainkan peran penting dalam pembentukan moral anak usia sekolah dasar. Komunikasi yang diterapkan tidak hanya bersifat informatif, tetapi juga edukatif, persuasif, dan afektif, baik secara verbal maupun nonverbal. Orang tua menggunakan pendekatan dialogis dengan memilih waktu-waktu santai seperti sore atau malam hari untuk membangun kedekatan emosional dan menyisipkan nilai-nilai moral seperti kejujuran, tanggung jawab, dan sopan santun. Nada suara yang tenang, ekspresi wajah yang ramah, serta sikap tubuh yang hangat memperkuat pesan moral yang disampaikan, menciptakan suasana komunikasi yang nyaman dan penuh kasih sayang. Selain itu, dalam menghadapi perilaku menyimpang, orang tua lebih memilih memberikan pemahaman melalui dialog reflektif daripada hukuman, yang mencerminkan pendekatan pendidikan moral berbasis kesadaran dan tanggung jawab. Pendekatan ini mendukung pandangan Piaget bahwa nilai moral terbentuk melalui pengalaman konkret dan interaksi sosial yang bermakna dalam keluarga.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Thesis Supervisor: | Anwar Mujahiddin |
| Subjects: | 22 PHILOSOPHY AND RELIGIOUS STUDIES > 2299 Other Philosophy and Religious Studies > 229999 Philosophy and Religious Studies not elsewhere classified |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin dan Dakwah > Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam |
| Depositing User: | Perpustakaan Pusat |
| Date Deposited: | 07 Oct 2025 02:02 |
| Last Modified: | 07 Oct 2025 02:02 |
| URI: | http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/35234 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
