Peran Guru Dalam Mengembangkan Kedisiplinan Santri di Madrasah Diniyah Al-Ihsan Jimbe Jenangan Ponorogo

Azza, Zahrotul (2025) Peran Guru Dalam Mengembangkan Kedisiplinan Santri di Madrasah Diniyah Al-Ihsan Jimbe Jenangan Ponorogo. Undergraduate (S1) thesis, IAIN Ponorogo.

[thumbnail of 201210477 ZAHROTUL AZZA SKRIPSI.pdf]
Preview
Text
201210477 ZAHROTUL AZZA SKRIPSI.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Azza Zahrotul. 2025. Peran Guru dalam Mengembangkan Kedisiplinan dan di Madrasah Diniyah Al Ihsan Jimbe Jenangan Ponorogo. Skripsi Jurusan Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri Ponorogo. Pembimbing: Safiruddin Al Baqi, M.A.
Kata Kunci: peran guru, kedisiplinan, Santri, Madrasah Diniyah,
Kedisiplinan merupakan aspek penting dalam membentuk karakter santri agar memiliki sikap tertib, bertanggung jawab, dan taat terhadap aturan. Guru sebagai tokoh sentral dalam proses pendidikan memiliki tanggung jawab tidak hanya dalam menyampaikan materi pelajaran, tetapi juga membentuk sikap dan perilaku santri..
Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan peran guru dalam mengembangkan kedisiplinan, serta menjelaskan faktor-faktor yang mendukung dan menghambat proses tersebut. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi secara teoretis maupun praktis dalam pengembangan pendidikan karakter berbasis keislaman di madrasah.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis studi lapangan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Subjek dalam penelitian ini meliputi guru, santri, dan kepala Madrasah Diniyah Al Ihsan Jimbe Jenangan Ponorogo.Analisis data dalam penelitian ini mengacu pada model Miles, Huberman, dan Saldana, yang mencakup tahapan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. sedangkan keabsahan data diuji dengan teknik triangulasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menerapkan berbagai peran guru seperti : a) keteladanan b) pembiasaan positif c)pemberian motivasi secara verbal dan nonverbal d) serta penerapan sistem penghargaan dan sanksi yang proporsional. Peran guru ini terbukti efektif dalam meningkatkan kedisiplinan dan semangat belajar santri, meskipun terdapat beberapa hambatan seperti : a) keterbatasan waktu b) latar belakang keluarga c) fasilitas belajar. Faktor pendukung dalam pengembangan kedisiplinan meliputi kerja sama antara guru dan orang tua, lingkungan madrasah yang kondusif, serta kesadaran santri akan pentingnya disiplin. Adapun hambatan yang dihadapi antara lain perbedaan latar belakang santri, kurangnya kontrol dari orang tua di rumah, serta keterbatasan waktu belajar.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Subjects: 13 EDUCATION > 1399 Other Education > 139999 Education not elsewhere classified
Divisions: Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > Jurusan Pendidikan Agama Islam
Depositing User: Perpustakaan Pusat
Date Deposited: 27 Oct 2025 01:49
Last Modified: 27 Oct 2025 01:49
URI: http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/35250

Actions (login required)

View Item View Item