Kemampuan Berbicara Krama Inggil Siswa Kelas IV SDN 1 Kaponan, Mlarak, Ponorogo

Resmi, Kurnia Shita (2025) Kemampuan Berbicara Krama Inggil Siswa Kelas IV SDN 1 Kaponan, Mlarak, Ponorogo. Undergraduate (S1) thesis, IAIN Ponorogo.

[thumbnail of SKRIPSI KURNIA SHITA RESMI 203190254.pdf]
Preview
Text
SKRIPSI KURNIA SHITA RESMI 203190254.pdf

Download (2MB) | Preview

Abstract

Kemampuan berbicara merupakan salah satu kompetensi yang perlu dikembangkan lebih dalam. Pembelajaran kemampuan berbicara penting dikuasai siswa agar mampu mengembangkan kemampuan berpikir, membaca, menulis, dan menyimak. Setiap daerah pasti memiliki bahasa tersendiri. Bahasa Jawa sangatlah penting untuk dipelajari anak sejak usia dini supaya anak dapat belajar berkomunikasi menggunakan bahasa Jawa dengan orang yang lebih tua sesuai dengan kaidah serta dapat melestarikan bahasa budaya daerah. Namun, pada kenyataannya banyak siswa yang berada di kepulauan jawa memilih menggunakan bahasa Indonesia saat berkomunikasi daripada bahasa Jawa. Sangat sedikit siswa yang menggunakan bahasa Jawa ragam krama inggil untuk berkomunikasi dengan guru atau orang tua.
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) kemampuan berbicara bahasa Jawa krama inggil siswa kelas IV SDN 1 Kaponan Mlarak Ponorogo dan (2) faktor pendukung dan faktor penghambat kemampuan berbicara bahasa Jawa krama inggil siswa kelas IV SDN 1 Kaponan Mlarak Ponorogo.
Penelitian ini dirancang dengan menggunakan pendekatan kualitatif jenis penelitian studi kasus. Partisipan peneliti berasal dari siswa SDN 1 Kaponan Mlarak Ponorogo berfokus pada kelas IV dan guru wali kelas IV SDN 1 Kaponan Mlarak Ponorogo. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data, yaitu wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data hasil penelitian akan dianalisis menggunakan teknik analisis data yang meliputi pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunujukkan bahwa pertama, lebih dari separuh siswa kelas IV SDN 1 Kaponan Mlarak Ponorogo masih belum mampu menggunakan bahasa Jawa krama inggil dengan tepat. Kedua, faktor pendukung kemampuan berbicara siswa adalah pembiasaan. Pembiasaan termasuk kedalam faktor eksternal, yaitu faktor sekolah dan faktor keluarga. Faktor penghambat kemampuan berbicara siswa adalah siswa sulit menghafal. Sulit menghafal termasuk kedalam faktor internal, yaitu faktor daya ingat.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Thesis Supervisor: Ayunda Riska Puspita
Subjects: 13 EDUCATION > 1399 Other Education > 139999 Education not elsewhere classified
Divisions: Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah
Depositing User: Perpustakaan Pusat
Date Deposited: 19 Nov 2025 01:06
Last Modified: 19 Nov 2025 01:06
URI: http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/35507

Actions (login required)

View Item View Item