Implementasi Kurikulum Merdeka Berbasis Deep Learning Dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Pada Anak Berkebutuhan Khusus Peserta Didik Kelas V DI SD Immersion Ponorogo

Ridhwan, Fauzan Nur (2025) Implementasi Kurikulum Merdeka Berbasis Deep Learning Dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Pada Anak Berkebutuhan Khusus Peserta Didik Kelas V DI SD Immersion Ponorogo. Undergraduate (S1) thesis, UIN Kiai Ageng Muhammad Besari.

[thumbnail of IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA BERBASIS DEEP LEARNING DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM PADA ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS PESERTA DIDIK KELAS V DI SD IMMERSION PONOROGO.pdf]
Preview
Text
IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA BERBASIS DEEP LEARNING DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM PADA ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS PESERTA DIDIK KELAS V DI SD IMMERSION PONOROGO.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

ABSTRAK
Ridhwan, Fauzan Nur. 2025. Implementasi Kurikulum Merdeka Berbasis Deep Learning dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Pada Anak Berkebutuhan Khusus Peserta Didik Kelas V di SD Immersion Ponorogo. Skripsi. Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo.
Pembimbing: Dr. Hj. Elfi Yuliani Rochmah, M.Pd.I
Kata Kunci: Implementasi Kurikulum Merdeka, Deep Learning, Pendidikan Agama Islam, Anak Berkebutuhan Khusus.

Pentingnya penerapan Kurikulum Merdeka berbasis Deep Learning untuk mewujudkan pendidikan yang berpusat pada siswa, termasuk siswa dengan kebutuhan khusus. Pendidikan Agama Islam (PAI) bertujuan untuk membangun karakter religius, akhlak, dan moral siswa sehingga mereka dapat menjalankan ajaran agama sesuai dengan kapasitas mereka masing-masing. SD Immersion Ponorogo adalah sekolah inklusif yang menerapkan Kurikulum Merdeka, yang menekankan fleksibilitas pembelajaran yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan peserta didik berkebutuhan khusus. Guru PAI harus mampu menyesuaikan diri secara profesional.
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) perencanaan implementasi kurikulum merdeka berbasis deep learning pada pembelajaran PAI pada anak berkubutuan khusus di SD Immersion Ponorogo; (2) pelaksanaan implementasi kurikulum merdeka berbasis deep learning pada pembelajaran PAI pada anak berkubutuan khusus di SD Immersion Ponorogo; (3) evaluasi implementasi kurikulum merdeka berbasis deep learning pada pembelajaran PAI pada anak berkubutuan khusus di SD Immersion Ponorogo.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian yang menjadi sumber informasi utama dalam penlitian ini yaitu: Guru Pendidikan Agama Islam dan Guru Pendamping Kelas, Peserta Didik Berkebutuhan Khusus kelas V, dan Wakil Kepala bidang Kurikulum. Untuk mengumpulkan data, peneliti menerapkan 3 teknik, yaitu Wawancara, Observasi, dan Dokumentasi. Adapun dalam menganalisis data yang diperoleh, peneliti mengikuti konsep yang dikemukakan oleh Miles dan Huberman dan Saldana dalam buku Erlan Mouw, yang terdiri dari Kondensasi Data, Penyajian Data, dan Penarikan Kesimpulan. Lokasi yang dipilih untuk melakukan penelitian ini Adalah SD Immersion Ponorogo.
Berdasarkan hasil Analisa data yang ditemukan bahwa, Pertama, Perencanaan pembelajaran dilakukan dengan menggunakan asesmen diagnostik untuk mengetahui kemampuan awal siswa. Setelah itu, disiapkan modul ajar yang bisa disesuaikan, serta media dan metode pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan siswa berkebutuhan khusus. Nilai-nilai delapan profil lulusan diintegrasikan dalam tujuan dan kegiatan pembelajaran. Kedua, Pelaksanaan pembelajaran dijalankan secara aktif dan relevan dengan menggunakan metode seperti praktik langsung, bercerita, serta mengerjakan proyek sederhana yang membutuhkan kerja sama dan saling bantu antar siswa. Guru juga menggunakan metode pembelajaran yang disesuaikan dengan perbedaan kemampuan dan cara belajar setiap siswa. Ketiga, Evaluasi pembelajaran dilakukan secara nyata dengan menilai tiga aspek, yaitu pengetahuan, sikap, dan keterampilan. Penilaian ini dilakukan melalui observasi, tugas praktik, dan portofolio. Selama proses evaluasi, guru, sekolah, dan orang tua terlibat bersama. Hasil evaluasi digunakan sebagai dasar untuk memberikan bantuan tambahan (remedial) dan materi tambahan (pengayaan). Secara keseluruhan, penerapan Kurikulum Merdeka berbasis deep learning dalam pembelajaran PAI di SD Immersion Ponorogo dilakukan dengan rencana yang jelas, fleksibel, dan ramah terhadap peserta didik berkebutuhan khusus.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Thesis Supervisor: Elfi Yuliani Rochmah
Subjects: 13 EDUCATION > 1399 Other Education > 139999 Education not elsewhere classified
Divisions: Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah
Depositing User: Perpustakaan Pusat
Date Deposited: 03 Dec 2025 05:02
Last Modified: 03 Dec 2025 05:02
URI: http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/35843

Actions (login required)

View Item View Item