Bimantara Maulana Malik Ibrahim, Ariya (2025) Analisis Pelaksanaan Progam Gerakan Literasi Sekolah dalam Menumbuhkan Minat Baca di SDN 1 Nologaten Ponorogo. Undergraduate (S1) thesis, UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo.
Preview |
Text
Skripsi_Ariya Bimantara Maulana Malik Ibrahim_203200147.pdf Download (1MB) | Preview |
Abstract
Ibrahim, Ariya Bimantara Maulana Malik. 2025. Analisis Pelaksanaan Program Gerakan Literasi Sekolah Dalam Menumbuhkan Minat Baca di SDN 1 Nologaten Ponorogo. Skripsi. Jurusan Pendidikan Guru Madarasah Ibtidaiyah, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo. Pembimbing: Anis Afifah, M.Pd.
Kata Kunci: Analisis pelaksanaan, minat baca, gerakan literasi sekolah.
Gerakan Literasi Sekolah (GLS) merupakan suatu usaha yang dilaksanakan secara menyeluruh dan berkesinambungan serta berkelanjutan guna mewujudkan sekolah menjadi organisasi pembelajar yang memiliki warga literat sepanjang hayat dengan melibatkan masyarakat. Salah satu tujuan dari gerakan literasi sekolah ini adalah meningkatkan kesadaran siswa bahwa membaca itu sangat penting serta membawa wawasan yang lebih luas.
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) progam gerakan literasi sekolah pada tahap pembiasaan kegiatan membaca di SDN 1 Nologaten Ponorogo, (2) progam gerakan literasi sekolah pada tahap pengembangan minat baca di SDN 1 Nologaten Ponorogo, (3) progam gerakan literasi sekolah pada tahap pelaksanaan pembelajaran berbasis literasi di SDN 1 Nologaten Ponorogo.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data yakni dengan tahap reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Pengecekan keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) pembiasaan membaca dilaksanakan melalui program membaca 15 menit sebelum pembelajaran pada seluruh jenjang kelas dengan variasi metode sesuai perkembangan siswa, (2) pengembangan minat baca dilakukan melalui program pojok baca, kamis baca, pustaka keliling mini, serta pemberian stimulus karya literasi (puisi, cerita, poster bacaan). Melalui pengamatan langsung, tingkat minat baca siswa berada pada kategori sedang; antusiasme belum merata dan masih didominasi sebagian siswa saja. Faktor pendorong minat baca adalah kemasan aktivitas membaca yang menyenangkan, bimbingan guru, serta keterlibatan pustakawan dan keluarga, sedangkan penghambatnya mencakup keterbatasan koleksi buku dan motivasi intrinsik yang belum stabil, (3) pelaksanaan pembelajaran berbasis literasi di kelas diwujudkan melalui pembelajaran terpandu, penggunaan media bacaan cetak maupun digital, serta penerapan story-map outline untuk memfasilitasi kemampuan analitis. Secara keseluruhan, budaya literasi sekolah terbentuk melalui tata kelola pembiasaan yang sistematis, strategi peningkatan minat baca yang terprogram, dan integrasi literasi ke dalam pembelajaran.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Thesis Supervisor: | Anis Afifah |
| Subjects: | 13 EDUCATION > 1399 Other Education > 139999 Education not elsewhere classified |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah |
| Depositing User: | Perpustakaan Pusat |
| Date Deposited: | 05 Dec 2025 04:24 |
| Last Modified: | 05 Dec 2025 04:24 |
| URI: | http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/36002 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
