Pelestarian Bahasa Jawa Dalam Program Acara Duta Ponoragan di Radio Duta Nusantara 92.1 FM Ponorogo

Ramlan, Ramlan (2025) Pelestarian Bahasa Jawa Dalam Program Acara Duta Ponoragan di Radio Duta Nusantara 92.1 FM Ponorogo. Undergraduate (S1) thesis, UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo.

[thumbnail of 302200147_Ramlan_Komunikasi dan Penyiaran Islam.pdf]
Preview
Text
302200147_Ramlan_Komunikasi dan Penyiaran Islam.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

RAMLAN. Pelestarian Bahasa Jawa dalam Program Acara Duta Ponoragan di Radio Duta Nusantara 92.1 FM Ponorogo. Skripsi Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam, Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah, Universitas Islam Negeri Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo. Pembimbing: Andhita Risko Faristiana, M.A.
Kata kunci: Duta Ponoragan, identitas budaya, media lokal, pelestarian Bahasa Jawa, radio.
Bahasa Jawa sebagai warisan budaya daerah kini menghadapi ancaman serius dalam keberlanjutannya, terutama di kalangan generasi muda yang mulai jarang menggunakannya dalam kehidupan sehari-hari. Fenomena ini menggambarkan adanya pergeseran identitas budaya serta menurunnya fungsi bahasa daerah di ruang publik. Dalam konteks tersebut, media lokal memiliki peran penting sebagai sarana revitalisasi bahasa dan budaya. Program Duta Ponoragan di Radio Duta Nusantara 92.1 FM Ponorogo menjadi contoh konkret upaya pelestarian Bahasa Jawa melalui media massa berbasis kearifan lokal yang tetap relevan di era digital.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus instrumental. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan strategi pelestarian Bahasa Jawa yang diterapkan dalam program tersebut, serta menganalisis faktor-faktor pendukung dan penghambatnya.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) strategi pelestarian Bahasa Jawa dilakukan melalui penguatan konten budaya lokal dan pengembangan komunikasi dua arah antara penyiar dan pendengar yang menjadikan audiens sebagai partisipan aktif, serta adaptasi gaya bahasa yang ringan dan kontekstual agar menarik bagi generasi muda; (2) faktor pendukung meliputi penanda identitas dan kedekatan emosional masyarakat terhadap bahasa Jawa, relevansi konten dengan kehidupan sehari-hari, serta fungsi edukasi dan hiburan, sedangkan faktor penghambatnya meliputi dominasi media digital dan budaya, menurunnya praktik berbahasa Jawa di lingkungan keluarga, tekanan iklan atau sponsor, serta stigma generasi muda yang menganggap bahasa Jawa kurang modern.
Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa media radio lokal masih memiliki potensi besar sebagai ruang pelestarian bahasa dan budaya daerah. Melalui pendekatan yang komunikatif dan partisipatif, program Duta Ponoragan berhasil menjaga keberlanjutan Bahasa Jawa sekaligus memperkuat identitas kultural masyarakat Ponorogo di tengah arus globalisasi.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Thesis Supervisor: Andhita Risko Faristiana
Subjects: 22 PHILOSOPHY AND RELIGIOUS STUDIES > 2299 Other Philosophy and Religious Studies > 229999 Philosophy and Religious Studies not elsewhere classified
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Dakwah > Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam
Depositing User: Perpustakaan Pusat
Date Deposited: 10 Dec 2025 09:29
Last Modified: 10 Dec 2025 09:29
URI: http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/36284

Actions (login required)

View Item View Item