Hardianti, Margareta Putri (2025) Strategi Komunikasi Grup Seni Tirto Mandiro Utomo Dalam Melestarikan Seni Gong Gumbeng Di Desa Wringinanom, Kecamatan Sambit, Kabupaten Ponorogo. Undergraduate (S1) thesis, UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo.
Preview |
Text
SKRIPSI ETHESIS MARGARETA.pdf Download (2MB) | Preview |
Abstract
Hardianti, Margareta Putri. 2025 Strategi Komunikasi Grup Seni Tirto Mandiro Utomo Dalam Melestarikan Seni Gong Gumbeng Di Desa Wringinanom, Kecamatan Sambit, Kabupaten Ponorogo. Skripsi Jurusan Komunikasi Penyiaran Islam Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah Universitas Islam Negeri Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo. Pembimbing Dr. M. Irfan Riyadi, M.Ag.
Kata Kunci: Strategi Komunikasi, Pelestarian, Seni Gong Gumbeng
Strategi komunikasi bisa diartikan sebagai suatu perencanaan, taktik, dan rancangan yang dipergunakan untuk melancarkan proses komunikasi, agar mencapai tujuan yang diinginkan. Strategi komunikasi biasa diterapkan oleh berbagai lembaga maupun organisasi seperti halnya kelompok seni. Salah satu kelompok seni yang menerapkan strategi komunikasi ialah Grup Seni Tirto Mandiro Utomo. Grup seni ini bertujuan untuk mengelola dan melestarikan seni Gong Gumbeng di desa Wringinanom, Kecamatan Sambit. Dalam hal inilah penerapan strategi komunikasi yang efektif sangat diperlukan dalam pelaksanaan kegiatannya agar tujuan yang diinginkan tercapai.
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tahapan strategi komunikasi Grup Seni Tirto Mandiro Utomo dalam melestarikan seni Gong Gumbeng, dan mengidentifikasi hambatan-hambatan yang dihadapi Grup seni Tirto Mandiro Utomo. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara dan dokumentasi. Kemudian untuk teknis analisis dilakukan dengan mereduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menujukkan bahwa: (1) tahapan yang dilakukan dalam strategi komunikasi grup seni Tirto Mandiro Utomo yakni mengenal khalayak dengan mengadakan diskusi terbuka (pasebasari), tahapan menentukan pesan dengan pesan utama yang disampaikan berkaitan dengan ajakan untuk tetap melestarikan seni Gong Gumbeng, tahapan menentukan metode, metode yang digunakan ada 5 yaitu Redudancy atau pengulangan pesan, canalizing yakni dengan penambahan instrument dan adegan lucu, metode informatif dan persuasif yakni penyampaian pesan dengan penjelasan mengenai nilai, fungsi serta ajakan pentingnya melestarikan seni Gong Gumbeng, metode edukatif yaitu melalui kerjasama dengan lembaga pendidikan. Tahapan yang terakhir yaitu menentukan media, media yang digunakan yakni media festival, kerjasama dengan beberapa lembaga masyarakat dan beberapa media baik dari media mahasiswa hingga media lokal. (2) Hambatan yang sering dihadapi oleh grup Seni tirto Mandiro Utomo berkaitan dengan gangguan mekanik berkaitan dengan gangguan teknis, semantik yang berkaitan dengan penggunaan bahasa jawa yang kurang bisa dipahami, serta kepentingan dan motivasi masyarakat yang minim minat tertarik dengan seni tradisional.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Thesis Supervisor: | Muhammad Irfan Riyadi |
| Subjects: | 22 PHILOSOPHY AND RELIGIOUS STUDIES > 2299 Other Philosophy and Religious Studies > 229999 Philosophy and Religious Studies not elsewhere classified |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin dan Dakwah > Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam |
| Depositing User: | Perpustakaan Pusat |
| Date Deposited: | 11 Dec 2025 01:38 |
| Last Modified: | 11 Dec 2025 01:38 |
| URI: | http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/36299 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
