Arista, Lita (2025) Instagram Close Friend di Instastories Sebagai Sarana Self Disclosure Mahasiswa Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam Angkatan 2021. Undergraduate (S1) thesis, UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo.
Preview |
Text
302210064_Lita Arista_Komunikasi dan Penyiaran Islam.pdf Download (2MB) | Preview |
Abstract
Fenomena maraknya penggunaan media sosial di kalangan mahasiswa menjadikan Instagram sebagai salah satu wadah populer untuk mengekspresikan diri, terutama melalui fitur close friends di instastories yang menawarkan ruang privat bagi penggunanya. Fitur ini cukup menarik bagi kalangan generasi Z khususnya pada mahasiswa angkatan 2021, penelitian ini menjadi relevan karena mereka memulai masa kuliah pada periode transisi pandemi fase yang membuat mereka lebih banyak berinteraksi melalui media sosial dibandingkan tatap muka. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana mahasiswa Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) angkatan 2021 UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo melakukan self-disclosure melalui fitur close friends, serta bagaimana dinamika keterbukaan diri tersebut dijelaskan melalui teori Johari Window. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi fenomenologis. Data diperoleh melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi terhadap mahasiswa KPI angkatan 2021 yang aktif menggunakan fitur close friends. Teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta uji keabsahan data dilakukan melalui triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fitur close friends menjadi ruang aman bagi mahasiswa untuk mengekspresikan diri secara lebih jujur, terbuka, dan selektif. Mahasiswa memanfaatkan fitur ini untuk membagikan curahan perasaan,
keluh kesah akademik, pengalaman pribadi, hingga refleksi diri yang tidak ingin dipublikasikan secara luas. Melalui proses tersebut, mereka memperoleh dukungan emosional dari teman dekat serta memperkuat hubungan sosial yang didasari rasa percaya. Berdasarkan teori Johari Window, proses self-disclosure mahasiswa tampak dalam empat area: open area (keterbukaan terhadap orang lain), blind area (kesadaran baru tentang diri melalui tanggapan teman), hidden area (hal pribadi yang disembunyikan), dan unknown area (penemuan sisi diri yang belum disadari).
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Thesis Supervisor: | Andhita Risko Faristiana |
| Subjects: | 22 PHILOSOPHY AND RELIGIOUS STUDIES > 2299 Other Philosophy and Religious Studies > 229999 Philosophy and Religious Studies not elsewhere classified |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin dan Dakwah > Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam |
| Depositing User: | Perpustakaan Pusat |
| Date Deposited: | 12 Dec 2025 01:27 |
| Last Modified: | 12 Dec 2025 01:27 |
| URI: | http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/36328 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
