Prasetyany, Marchelliantica (2025) ..(TAMBAHKAN STEMPEL PADA LEMBAR PERSETUJUAN, TAMBAHKAN MATERAI PADA LEMBAR [PERSETUJUAN PUBLIKASI ETHESIS, UPLOAD ULANG).. Analisis Teori Psikososial Adult Development Erik Erikson Terhadap Pernikahan Usia Muda Di Desa Pohijo Kecamatan Sampung Kabupaten Ponorogo. Undergraduate (S1) thesis, UIN KIAI AGENG MUHAMMAD BESARI PONOROGO.
Preview |
Text
Marchelliantica Prasetyany_101210113_Naskah Skripsi.pdf Download (1MB) | Preview |
Abstract
Prasetyany, Marchelliantica. 2025. Analisis Teori Psikososial Adult Development
Erik Erison Terhadap Pernikahan Usia Muda Di Desa Pohijo Kecamatan
Sampung Kabupaten Ponorogo. Skripsi. Jurusan Hukum Keluarga Islam.
Pembimbing Dr. Moh. Mukhlas, M. Pd.
Kata Kunci : Pernikahan Usia Muda, Teori Psikososial Erik Erikson, Adult
Development
Pernikahan usia muda masih menjadi fenomena sosial yang terus-menerus
terjadi, namun kesiapan psikososial yang seringkali belum tercapai, berpotensi
menghambat perkembangan individu. Penelitian ini bertujuan menganalisis secara mendalam tantangan psikososial yang dihadapi pasangan yang menikah usia muda di Desa Pohijo, menggunakan landasan Teori Psikososial Adult Development Erik Erikson. Analisis difokuskan pada kesenjangan waktu individu dalam menghadapi krisis identitas vs kebingungan peran dan intimasi vs isolasi.
Berdasarkan konteks tersebut, penelitian ini akan menjawab tiga rumusan
masalah: 1. Bagaimana analisis teori psikososial Adult Development Erik Erikson
terhadap kematangan emosional dan pengambilan keputusan pada individu yang menikah di usia muda di Desa Pohijo? 2. Bagaimana analisis teori psikososial Adult Development Erik Erikson terhadap interaksi sosial dan pembentukan relasi intim pada pasangan yang menikah usia muda di Desa Pohijo? Dan 3. Apa saja tantangan psikososial paling dominan bagi pasangan yang menikah usia muda di Desa Pohijo perspektif teori psikososial Adult Development Erik Erikson?
Adapun skripsi ini merupakan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian
lapangan (field research) dengan pendekatan hukum yuridis normatif. Sedangkan teknik pengumpulan data dengan menggunakan wawancara mendalam terhadap tiga pasangan narasumber dan juga dokumentasi.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, secara psikososial ketidakmatangan emosional yang merupakan manifestasi dari krisis identitas vs kebingungan peran yang belum tuntas menghambat komunikasi yang sehat serta
memicu konflik, dan menyebabkan kesulitan dalam pengambilan keputusan madiri terutama bagi pasangan yang masih tinggal satu atap dengan orang tua. Sementara itu, perubahan mendadak radius hubungan sosial dari teman sebaya (lingkaran identitas) ke tanggung jawab rumah tangga (lingkaran intimasi) menghasilkan tekanan eksternal yang memicu perasaan terisolasi dan kesepian karena kehilangan jaringan sosial lamanya yaitu teman sebaya. Tantangan psikososial paling dominan bagi pasangan yang menikah muda disebabkan oleh konflik antara perkembangan internal individu yang belum matang (belum tuntasnya krisis identitas) dan tuntutan sosial budaya yang mendesak. Tantangan tersebut meliputi tekanan mental dan emosional seperti munculnya stres dan perasaan terisolasi dari lingkungan sosial.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Thesis Supervisor: | Moh. Mukhlas |
| Subjects: | 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1899 Other Law and Legal Studies > 189999 Law and Legal Studies not elsewhere classified |
| Divisions: | Fakultas Syariah > Jurusan Hukum Keluarga Islam |
| Depositing User: | Perpustakaan Pusat |
| Date Deposited: | 29 Dec 2025 01:57 |
| Last Modified: | 29 Dec 2025 01:57 |
| URI: | http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/36392 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
