Tinjauan Hukum Positif Dan Maqasid Al-Syari‘Ah Terhadap Perlindungan Hukum Anak Jalanan (Studi Kasus: Yayasan Cahaya Anak Negeri Kota Bekasi)

Dayendra, Ahmad (2025) Tinjauan Hukum Positif Dan Maqasid Al-Syari‘Ah Terhadap Perlindungan Hukum Anak Jalanan (Studi Kasus: Yayasan Cahaya Anak Negeri Kota Bekasi). Undergraduate (S1) thesis, UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo.

[thumbnail of SKRIPSI AHMAD DAYENDRA.pdf]
Preview
Text
SKRIPSI AHMAD DAYENDRA.pdf

Download (870kB) | Preview

Abstract

Ahmad Dayendra 2025. Tinjauan Hukum Positif dan Maqasid al-Syari‘ah Terhadap Perlindungan Hukum Anak Jalanan (Studi Kasus: Yayasan Cahaya Anak Negeri Kota Bekasi). Skripsi Jurusan Hukum Keluarga Islam Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri (UIN) Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo, Pembimbing: Endrik Safudin, S.H.I., M.H.I.
Kata Kunci: Anak jalanan, Perlindungan hukum, Hukum Islam, Hukum positif, Yayasan Cahaya Anak Negeri. Anak jalanan merupakan kelompok anak yang berada dalam kondisi rentan karena harus menghabiskan sebagian besar waktunya di ruang publik untuk bertahan hidup. Di Kota Bekasi, salah satu upaya perlindungan terhadap anak jalanan dilakukan oleh Yayasan Cahaya Anak Negeri melalui program pembinaan, pendidikan nonformal, dan pendampingan sosial. Namun, praktik perlindungan tersebut perlu dikaji lebih lanjut untuk menilai kesesuaiannya dengan ketentuan hukum positif serta nilai-nilai perlindungan anak dalam maqasid al-syari‘ah. Berdasarkan latar belakang tersebut, rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: (1) bagaimana bentuk perlindungan hukum terhadap anak jalanan di Yayasan Cahaya Anak Negeri Kota Bekasi ditinjau dari perspektif hukum positif Indonesia; dan (2) bagaimana bentuk perlindungan hukum terhadap anak jalanan di Yayasan Cahaya Anak Negeri Kota Bekasi ditinjau dari perspektif maqasid al-syari‘ah. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif lapangan dengan pendekatan normatif-empiris. Data diperoleh melalui wawancara dengan pengurus yayasan dan anak binaan, serta dokumentasi wawancara yayasan. Analisis dilakukan dengan menelaah kesesuaian praktik perlindungan anak dengan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, Peraturan Daerah Kota Bekasi Nomor 3 Tahun 2023 tentang Perlindungan Anak, serta prinsip-prinsip maqasid al-syari‘ah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, pertama, dari perspektif hukum positif, bentuk perlindungan hukum terhadap anak jalanan di Yayasan Cahaya Anak Negeri Kota Bekasi telah mengacu pada Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dan Peraturan Daerah Kota Bekasi Nomor 3 Tahun 2023. Perlindungan tersebut diwujudkan dalam perlindungan preventif melalui pendidikan nonformal, pembinaan karakter, dan upaya pencegahan eksploitasi anak, perlindungan represif melalui pendampingan dan advokasi ketika anak menghadapi kekerasan atau pelanggaran hak, serta perlindungan rehabilitatif melalui pendampingan sosial dan psikologis guna memulihkan kondisi anak dan mengembalikan fungsi sosialnya. Kedua, dari perspektif maqasid al-syari‘ah, bentuk perlindungan yang diberikan yayasan tersebut mencerminkan upaya menjaga tujuan-tujuan pokok syariat, khususnya perlindungan jiwa (hifz al-nafs), akal (hifz al-‘aql), agama (hifz al-din), dan keturunan (hifz al-nasl). Meskipun demikian, pelaksanaan perlindungan anak jalanan masih menghadapi kendala berupa keterbatasan sumber daya serta belum optimalnya dukungan dan koordinasi dengan pemerintah daerah, sehingga diperlukan penguatan sinergi antar pihak agar perlindungan anak jalanan dapat terlaksana secara efektif dan berkelanjutan.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Thesis Supervisor: Endrik Safudin
Subjects: 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1899 Other Law and Legal Studies > 189999 Law and Legal Studies not elsewhere classified
Divisions: Fakultas Syariah > Jurusan Hukum Keluarga Islam
Depositing User: Perpustakaan Pusat
Date Deposited: 06 Jan 2026 06:34
Last Modified: 06 Jan 2026 06:34
URI: http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/36481

Actions (login required)

View Item View Item