Hanifa, Nabila Jauharotul (2025) INTEGRASI NILAI – NILAI MULTIKULTURALISME DALAM PEMBELAJARAN SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM GUNA MENINGKATKAN TOLERANSI DI KALANGAN SISWA KELAS IX MTSN 10 MAGETAN. Undergraduate (S1) thesis, IAIN PONOROGO.
Preview |
Text
NASKAH SKRIPSI NABILA JAUHAROTUL HANIFA.pdf Download (1MB) | Preview |
Abstract
Hanifa, Nabila Jauharotul. Integrasi Nilai-Nilai Multikulturalisme dalam Pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam Guna Meningkatkan Tolerance di Kalangan Siswa Kelas IX MTsN 10 Magetan . Skripsi. Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri Ponorogo, Pembimbing: Lutfiana Dwi Mayasari, M.H.,M.SI
Kata Kunci: Nilai-Nilai Multikulturalisme, Pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam, toleransi.
Intoleransi di lingkungan sekolah merupakan fenomena kompleks yang kerap terjadi tanpa disadari oleh siswa, yang ditandai dengan sikap tidak menghargai perbedaan yang termanifestasi dalam bentuk bullying, diskriminasi, hingga penyebaran hoaks. Dalam keberagaman budaya Indonesia, perilaku ini menjadi tantangan yang serius karena dapat mengganggu keharmonisan sosial dan proses pendidikan. Berdasarkan observasi awal menunjukkan bahwa sebagian kelas IX MTsN 10 Magetan toleran terhadap perbedaan dengan indikator; 1) menghargai perbedaan, 2) tidak membeda-bedakan dan 3) mau bekerja sama. Sedangkan sebagian siswa yang intoleran ditandai dengan masih ada celah dalam pemahaman dan internalisasi nilai-nilai multikulturalisme dengan kurangnya menghargai perbedaan.
Penelitian ini bertujuan untuk 1) keterhubungan materi Sejarah Kebudayaan islam dengan sikap toleransi, 2) nilai-nilai multikulturalisme mampu meningkatkan penerimaan dan penghargaan terhadap perbedaan, 3) strategi guru dalam mengintegrasikan nilai – nilai multikultulturalisme dalam pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam untuk meningkatkan toleransi di kalangan siswa kelas IX MTsN 10 Magetan.
Adapun penelitian ini dirancang menggunakan metode kualitatif. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptid kualitatif yang berupa kata-kata tertulis maupun lisan dari orang-orang dan perilaku yang diamati. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dari Miles dan Huberman meliputi reduksi data, penyajian data dan verification.
Berdasarkan hasil analisa data ditemukan bahwa, pertama di MTsN 10 Magetan, pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam dihubungkan dengan nilai toleransi melalui kisah-kisah tokoh islam seperti Wali Songo menggunakan metode ceramah. Kedua, pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam di MTsN 10 Magetan membantu menanamkan nilai-nilai multikulturalisme, terutama dalam hal menerima dan menghargai perbedaan. Meskipun mayoritas siswa berasal dari latar belakang agama yang sama, siswa juga menunjukkan sikap yang positif terhadap perbedaan dalam pemahaman islam mereka, yang mencerminkan nilai-nilai multikulturalisme dalam interaksi sosial mereka. Ketiga, praktik pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam di MTsN 10 Magetan mampu membangun karakter siswa, terutama dengan mengajarkan nilai multikulturalisme dan toleransi melalui ceramah dan media youtube.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Thesis Supervisor: | Lutfiana Dwi Mayasari, M.H.,M.SI |
| Subjects: | 13 EDUCATION > 1399 Other Education > 139999 Education not elsewhere classified |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > Jurusan Pendidikan Agama Islam |
| Depositing User: | Perpustakaan Pusat |
| Date Deposited: | 30 Mar 2026 00:55 |
| Last Modified: | 30 Mar 2026 00:55 |
| URI: | http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/36740 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
