..(TAMBAHKAN STEMPEL PADA LEMBAR PERSETUJUAN DAN SCAN SATU LEMBAR PENUH UTK DILAMPIRKAN, SILAKAN UPLOAD ULANG)..Fenomena Childless Perspektif Maqāṣid Asy-Syarī’ah (Studi Kasus Desa Banjarsari Kulon Kecamatan Dagangan Kabupaten Madiun)

Nikmah, Delya Fadilatul (2026) ..(TAMBAHKAN STEMPEL PADA LEMBAR PERSETUJUAN DAN SCAN SATU LEMBAR PENUH UTK DILAMPIRKAN, SILAKAN UPLOAD ULANG)..Fenomena Childless Perspektif Maqāṣid Asy-Syarī’ah (Studi Kasus Desa Banjarsari Kulon Kecamatan Dagangan Kabupaten Madiun). Undergraduate (S1) thesis, UIN Kyai Ageng Muhammad Besari Ponorogo.

[thumbnail of Skripsi - Delya Fadilatul Nikmah - Naskah.pdf]
Preview
Text
Skripsi - Delya Fadilatul Nikmah - Naskah.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

NIKMAH DELYA FADILATUL, Fenomena Childless Perspektif Maqāṣid Asy-syarī’ah Studi Kasus Desa Banjarsari Kulon Kecamatan Dagangan Kabupaten Madiun, Skripsi Jurusan Hukum Keluarga Islam Fakultas Syari’ah Universitas Islam Negeri (UIN) Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo.
Pembimbing : Umarwan Sutopo, Lc, M.H.I

Kata Kunci: Childless, Maqāṣid Asy-syarī‘ah, Hifẓ Al-Nasl.
Fenomena ini dilatarbelakangi oleh munculnya fenomena childless, yaitu keputusan pasangan suami istri untuk tidak memiliki anak, menimbulkan persoalan normatif dalam hukum keluarga Islam karena berhadapan langsung dengan tujuan pernikahan, khususnya menjaga keturunan (ḥifẓ al-nasl). Di Desa Banjarsari Kulon, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, praktik childless secara nyata dijalani oleh beberapa, meskipun mereka hidup dalam lingkungan masyarakat religius yang menjadikan keturunan sebagai tujuan utama pernikahan. Fenomena ini mendorong penelitian untuk mengkaji praktik childless dalam perspektif maqāṣid asy-syarī‘ah.
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: (1) Bagaimana faktor-faktor yang melatarbelakangi fenomena childless di Desa Banjarsari Kulon Kecamatan Dagangan Kabupaten Madiun perspektif maqāṣid al-syarī‘ah? (2) Bagaimana bentuk upaya pasangan childless dalam menjaga keutuhan keluarga agar tetap sakīnah ditinjau dari perspektif maqāṣid asy-syarī‘ah.
Adapun penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus dan analisis deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dan observasi partisipatif terhadap pasangan childless sebagai subjek utama, serta didukung oleh keterangan tokoh agama dan masyarakat sekitar. Data dianalisis secara deskriptif-kualitatif dengan mengaitkan temuan empiris dan prinsip-prinsip maqāṣid al-syarī‘ah, khususnya aspek ḥifẓ al-nasl dan ḥifẓ al-nafs.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa fenomena childless di Desa Banjarsari Kulon dipengaruhi oleh faktor biologis, psikologis, serta pertimbangan sosial dan ekonomi dalam kehidupan rumah tangga pasangan. Dalam menjaga keutuhan keluarga, pasangan childless melakukan berbagai upaya, antara lain memperkuat komunikasi antar suami istri, meningkatkan aktivitas spiritual dan keagamaan, bekerja sama dalam pemenuhan kebutuhan ekonomi keluarga, serta aktif dalam kegiatan sosial keagamaan di masyarakat. Dalam perspektif maqāṣid al-syarī‘ah, kondisi childless pada pasangan di desa tersebut secara langsung tidak bertentangan dengan tujuan pernikahan dalam Islam, karena tidak dilandasi penolakan terhadap keturunan, melainkan merupakan realitas yang dipengaruhi oleh kondisi kehidupan pasangan. Selama pasangan mampu menjaga keharmonisan rumah tangga serta mempertahankan komitmen keluarga, maka ḥifẓ al-nafs tetap terwujud, sementara ḥifẓ al-nasl tetap dipahami sebagai tujuan ideal pernikahan meskipun tidak selalu terealisasi dalam setiap keluarga.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Thesis Supervisor: Umarwan Sutopo
Subjects: 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1899 Other Law and Legal Studies > 189999 Law and Legal Studies not elsewhere classified
Divisions: Fakultas Syariah > Jurusan Hukum Keluarga Islam
Depositing User: Perpustakaan Pusat
Date Deposited: 13 Apr 2026 01:33
Last Modified: 13 Apr 2026 01:33
URI: http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/36984

Actions (login required)

View Item View Item