GEJALA MARRIAGE IS SCARY DALAM KESIAPAN MENIKAH GENERASI Z PERSPEKTIF SADD AL-DHARI’AH DAN TINDAKAN SOSIAL (Studi Pada Mahasiswa Jurusan Hukum Keluarga Islam Fakultas Syariah UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo)

Azarina, Silvia Wahyu Eka (2026) GEJALA MARRIAGE IS SCARY DALAM KESIAPAN MENIKAH GENERASI Z PERSPEKTIF SADD AL-DHARI’AH DAN TINDAKAN SOSIAL (Studi Pada Mahasiswa Jurusan Hukum Keluarga Islam Fakultas Syariah UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo). Undergraduate (S1) thesis, UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo.

[thumbnail of ETHESIS SILVIA.pdf]
Preview
Text
ETHESIS SILVIA.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Kata Kunci/Keywords: Gejala Marriage Is Scary, Dalam Kesiapan Menikah Generasi Z, Perspektif Sadd al-dhari’ah dan Tindakan Sosial.
Marriage is scary merupakan ketakutan dalam menikah. Fenomena ini menyebabkan kecemasan mendalam yang bersumber dari berbagai narasi negatif yang mereka konsumsi sehari-hari. Ketakutan dan kecemasan tersebut ada beberarapa spesifik seperti, tingginya angka perceraian, perselingkuhan, kekerasan dalam rumah tangga, ketidakstabilan finansial, mahalnya biaya pernikahan, dan lain sebagainya. Begitupun dalam memilih pasangan, bagi generasi Z hal ini dianggap penuh ranjau apabila salah salam memilih akan berakibat fatal bagi kesehatan mental maupun fisik mereka. Dari sudut pandang hukum Islam, marriage is scary ini dapat dikaji dengan perspektif sadd al-dhari’ah, sedangkan dalam konteks sosial menggunakan teori tindakan sosial yang digagas oleh Max Weber. Jadi dapat dilihat dari sisi normatif dan juga sosialnya.
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Bagaimana analisis perspektif sadd al-dhari’ah dan tindakan sosial terhadap faktor gejala marriage is scary dalam kesiapan menikah pada mahasiswa generasi Z Hukum Keluarga Islam Fakultas Syariah UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo? Bagaimana analisis perspektif sadd al-dhari’ah dan tindakan sosial terhadap keputusan untuk menolak atau tetap menikah pada mahasiswa generasi Z Hukum Keluarga Islam Fakultas Syariah UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo?
Adapun skripsi ini merupakan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan fenomenologi. Sedangkan teknik pengumpulan data dengan menggunakan wawancara dan dokumentasi dengan mahasiswa Hukum Keluarga Islam Fakultas Syariah UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo.
Dari hasil penelitian ini menemukan bahwa menurut analisis sadd al-dhari’ah faktor-faktor gejala marriage is scary tidak membawa pada kerusakan hanya saja dari semua informan memilih untuk menunda menikah karena untuk membentuk keluarga yang maslahah. Menurut analisis tindakan sosial, faktor gejala marriage is scary ini hanya menjawab tiga indikator saja, yakni tindakan rasional instrumental, tindakan rasional berorientasi nilai, dan tindakan afektif. Dalam penelitian ini semua informan memilih untuk menikah. Menurut analisis sadd al-dhari’ah hal tersebut merupakan upaya yang maslahah karena untuk membentuk keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah, meneruskan keturunan, dan juga menyempurnakan agama. Selain itu, dalam teori tindakan sosial keputusan memilih untuk menikah merupakan hasil interaksi antara pertimbangan rasional, nilai keagamaan, emosional, dan juga tradisi sosial.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Thesis Supervisor: Novi Fitia Maliha
Subjects: 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1899 Other Law and Legal Studies > 189999 Law and Legal Studies not elsewhere classified
Divisions: Fakultas Syariah > Jurusan Hukum Keluarga Islam
Depositing User: Perpustakaan Pusat
Date Deposited: 13 Apr 2026 01:38
Last Modified: 13 Apr 2026 01:38
URI: http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/36987

Actions (login required)

View Item View Item