Izati, Hanim Kurnia (2026) ..(TAMBAHKAN WATERMARK S/D DAFTAR PUSTAKA, UPLOAD ULANG).. Resiliensi Keluarga Pasangan Suami Istri Yang Tidak Memiliki Anak: Perspektif Maqāṣid Al-Sharī‘ah (Studi Kasus Di Kecamatan Gandusari Kabupaten Trenggalek). Undergraduate (S1) thesis, UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo.
Preview |
Text
HANIM KURNIA IZATI-101220079-HUKUM KELUARGA ISLAM.pdf Download (1MB) | Preview |
Abstract
Kata Kunci/Keywords: Resiliensi Keluarga, Pasangan Tanpa Anak, Maqāṣid Al-Sharī‘ah
Keluarga merupakan unit sosial yang memiliki peran penting dalam menjaga keharmonisan kehidupan rumah tangga. Namun, tidak semua pasangan suami istri dikaruniai anak di Kecamatan Gandusari Kabupaten Trenggalek yang dalam beberapa kondisi dapat menimbulkan tekanan psikologis maupun sosial dalam kehidupan keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi resiliensi keluarga pada pasangan suami istri yang tidak memiliki anak serta menganalisis upaya dan strategi yang dilakukan pasangan tersebut dalam mempertahankan keutuhan keluarga ditinjau dari perspektif maqāṣid al-sharī‘ah .
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan penelitian lapangan (field research). Data primer diperoleh melalui wawancara dengan 7 narasumber yang tidak memiliki anak (SC dan NR, BN dan RM, MY dan SH, LN dan SK, NS dan KT, NO dan SP, KY dan SR) didukung dengan data skunder berupa dokumen literatur terhadap pasangan suami istri yang tidak memiliki anak di Kecamatan Gandusari Kabupaten Trenggalek. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, dan dokumentasi, dianalisis dengan pendekatan deskriptif kualitatif.
Terdapat dua rumusan masalah: 1) apa saja faktor yang mempengaruhi resiliensi keluarga pada pasangan suami istri yang tidak memiliki anak perspektif maqāṣid al-sharī‘ah di Kecamatan Gandusari? 2) bagaimana upaya dan strategi pasangan suami istri yang tidak memiliki anak dalam memelihara resiliensi keluarga jangka panjang perspektif maqāṣid al-sharī‘ah ?
Hasil penelitian menunjukkan bahwa resiliensi keluarga pada pasangan tanpa anak dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain keyakinan diri, komunikasi yang baik antara pasangan, dukungan sosial dari keluarga dan lingkungan, serta nilai religiusitas. Upaya yang dilakukan pasangan dalam menjaga resiliensi keluarga antara lain memperkuat komunikasi, meningkatkan spiritualitas, saling memberikan dukungan emosional, serta membangun penerimaan terhadap kondisi yang dialami. Dalam perspektif maqāṣid al-sharī‘ah , upaya tersebut sejalan dengan tujuan syariat dalam menjaga agama (hifz ad-din), menjaga jiwa (hifẓ an-nafs), dan menjaga keturunan (hifẓ an-nasl) melalui upaya menjaga keharmonisan dan keberlangsungan keluarga.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Thesis Supervisor: | Lukman Santoso |
| Subjects: | 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1899 Other Law and Legal Studies > 189999 Law and Legal Studies not elsewhere classified |
| Divisions: | Fakultas Syariah > Jurusan Hukum Keluarga Islam |
| Depositing User: | Perpustakaan Pusat |
| Date Deposited: | 11 May 2026 01:40 |
| Last Modified: | 11 May 2026 01:40 |
| URI: | http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/37565 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
