Analisis Pertimbangan Hakim Dalam Penetapan Dispensasi Nikah Nomor 107/Pdt.P/2025/Pa.Po Ditinjau Dari Perspektif Saddu Al-Dharī’ah Dan Prinsip Perlindungan Anak

Sa'adah, Fiki Nur (2026) Analisis Pertimbangan Hakim Dalam Penetapan Dispensasi Nikah Nomor 107/Pdt.P/2025/Pa.Po Ditinjau Dari Perspektif Saddu Al-Dharī’ah Dan Prinsip Perlindungan Anak. Undergraduate (S1) thesis, UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo.

[thumbnail of FIKI NUR SA'ADAH_101220068_HUKUM KELUARGA ISLAM.pdf]
Preview
Text
FIKI NUR SA'ADAH_101220068_HUKUM KELUARGA ISLAM.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Kata Kunci: Pertimbangan Hakim, Dispensasi Nikah, Saddu Al-Dharī’ah,
Perlindungan Anak
Fenomena dispensasi nikah di Indonesia menunjukkan tren peningkatan
dalam beberapa tahun terakhir. Hal ini menjadi perhatian serius karena
berhubungan langsung dengan isu perlindungan anak dan tujuan perkawinan yang
ideal. Salah satu kasus yang menarik untuk dikaji adalah Penetapan Nomor
107/Pdt.P/2025/PA.Po, yang memuat pertimbangan hakim dalam mengabulkan
permohonan dispensasi nikah pada anak berusia 16 tahun di wilayah Pengadilan
Agama Ponorogo. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dasar pertimbangan
hakim dalam penetapan tersebut serta meninjau kesesuaiannya dengan perspektif
saddu al-dharī’ah dan prinsip perlindungan anak.
Rumusan masalah dari penelitian ini adalah bagaimana analisis saddu al-dharī’ah terhadap dasar pertimbangan hukum hakim dalam memberi penetapan
terhadap perkara permohonan dispensasi nikah Nomor 107/Pdt.P/2025/PA.Po
tentang penetapan dispensasi nikah di Pengadilan Agama Ponorogo dan bagaimana
analisis prinsip perlindungan anak terhadap dasar pertimbangan hukum hakim
dalam memberi penetapan terhadap perkara permohonan dispensasi kawin Nomor
107/Pdt.P/2025/PA.Po tentang penetapan dispensasi nikah di Pengadilan Agama
Ponorogo.
Jenis penelitian ini merupakan studi kepustakaan (library research), dengan
pendekatan hukum normatif. Metode pendekatan yang digunakan adalah
pendekatan kasus (case approach) dan pendekatan konseptual (conceptual
approach). Analisis dilakukan dengan menguraikan pertimbangan hakim dalam
penetapan, kemudian mengaikatkan dengan konsep saddu al-dharī’ah dan menilai
keseuainnya dengan prinsip perlindungan anak, terakhir menarik kesimpulan.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan saddu al-dharī‘ah dalam
perkara ini tidak serta-merta harus berujung pada pengabulan permohonan, sebab
kehamilan sebagai mafsadat yang dianggap mendesak justru berpotensi melahirkan
mafsadat baru yang lebih luas melalui perkawinan anak. Penolakan dispensasi dapat
dipandang lebih selaras dengan prinsip pencegahan kerusakan dan perlindungan
kemaslahatan secara komprehensif, terutama dalam mencegah dampak jangka
panjang terhadap perkembangan anak dan ketahanan keluarga. Selain itu,
pertimbangan hakim terkait prinsip perlindungan anak belum sepenuhnya
menyentuh aspek substantif, utamanya prinsip kepentingan terbaik bagi anak yang
semestinya menjadi pusat analisis dalam setiap penetapan dispensasi nikah.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Thesis Supervisor: Yudhi Achmad Bashori
Subjects: 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1899 Other Law and Legal Studies > 189999 Law and Legal Studies not elsewhere classified
Divisions: Fakultas Syariah > Jurusan Hukum Keluarga Islam
Depositing User: Perpustakaan Pusat
Date Deposited: 11 May 2026 01:41
Last Modified: 11 May 2026 01:41
URI: http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/37566

Actions (login required)

View Item View Item