Analisis Respons Mahasiswa Penerima Beasiswa KIP Kuliah Terhadap Peraturan Larangan Menikah Dalam Perspektif Kesadaran dan Kepatuhan Hukum di UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo.

Kuncoro, Alex Imam (2026) Analisis Respons Mahasiswa Penerima Beasiswa KIP Kuliah Terhadap Peraturan Larangan Menikah Dalam Perspektif Kesadaran dan Kepatuhan Hukum di UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo. Undergraduate (S1) thesis, IAIN Ponorogo.

[thumbnail of ALEX IMAM KUNCORO-101220011-HUKUM KELUARGA ISLAM.pdf]
Preview
Text
ALEX IMAM KUNCORO-101220011-HUKUM KELUARGA ISLAM.pdf

Download (940kB) | Preview

Abstract

Peraturan larangan menikah pada Beasiswa KIP Kuliah menimbulkan respons yang beragam pada mahasiswa KIP Kuliah. Kondisi tersebut dilatarbelakangi dengan adanya ketegangan antara hak konstitusional untuk menikah dengan peraturan administratif yang menunda menikah selama menerima Beasiswa KIP Kuliah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana tingkat kesadaran dan kepatuhan mahasiswa KIP Kuliah di UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo. Selain itu, untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi cara mereka memahami, menyikapi, dan mematuhi peraturan tersebut, dengan menitikberatkan pada keterkaitan antara kesadaran hukum, kepatuhan hukum, dan efektivitas hukum sebagaimana dikemukakan oleh Soerjono Soekanto.
Peneliti merumuskan dua rumusan masalah, yaitu bagaimana respon mahasiswa penerima Beasiswa KIP Kuliah terhadap peraturan larangan menikah di UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo ditinjau dari prinsip kesadaran dan kepatuhan hukum, dan apa saja faktor-faktor sosial yang memengaruhi respon mahasiswa penerima Beasiswa KIP Kuliah terhadap peraturan larangan menikah di UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo berdasarkan prinsip kesadaran dan kepatuhan hukum.
Adapun metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan empiris. Sedangkan teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dan dokumentasi. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode induktif.
Berdasarkan perspektif kesadaran dan kepatuhan hukum Soerjono Soekanto, mayoritas mahasiswa KIP Kuliah memiliki kesadaran hukum yang tinggi terhadap peraturan larangan menikah. Sebagaimana 17 mahasiswa KIP Kuliah, 14 diantaranya memenuhi keempat indikator kesadaran hukum Soerjono Soekanto. Sedangkan dari sisi kepatuhan hukum, menunjukkan pada tiga tingkat kepatuhan hukum Soerjono Soekanto, yang mana 2 mahasiswa berada pada tingkat compliance, 1 mahasiswa pada tingkat identification, dan 14 mahasiswa pada tingkat internalization. Sedangkan faktor-faktor yang mempengaruhi kesadaran dan kepatuhan hukum mahasiswa KIP Kuliah di UIN Kiai Ageng Muhammad besari diantaranya faktor hukum, sarana dan fasilitas, penegak hukum, ketergantungan ekonomi, budaya akademik, dan rasionalitas mahasiswa KIP Kuliah.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Thesis Supervisor: Ahmad Syakirin
Subjects: 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1899 Other Law and Legal Studies > 189999 Law and Legal Studies not elsewhere classified
Divisions: Fakultas Syariah > Jurusan Hukum Keluarga Islam
Depositing User: Perpustakaan Pusat
Date Deposited: 18 May 2026 01:39
Last Modified: 18 May 2026 01:39
URI: http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/37783

Actions (login required)

View Item View Item