Asifudin, Ilham Ali (2026) PERAN KELUARGA DALAM PEMBENTUKAN IDENTITAS REMAJA MUSLIM DI ERA DIGITAL (Studi Kasus di Dukuh Pintu Desa Sidorejo Kecamatan Sukorejo Kabupaten Ponorogo). Undergraduate (S1) thesis, UIN Ponopogo.
Preview |
Text
SKRIPSI UPLOAD ILHAM ALI ASIFUDIN.pdf Download (594kB) | Preview |
Abstract
Asifudin, Ilham Ali. 2026. Peran Keluaraga Dalam Pembentukan Identitas Remaja Muslim di Era Digital. Skripsi. Jurusan Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo. Pembimbing: Erwin Yudi Prahara, M.Ag.
Kata Kunci: Peran keluarga, identitas remaja muslim, era digital.
Perkembangan teknologi digital telah membawa berbagai perubahan dalam kehidupan remaja, termasuk dalam proses pembentukan identitas diri. Remaja Muslim di era digital menghadapi tantangan yang cukup kompleks, seperti tekanan untuk mengikuti tren media sosial, perubahan gaya hidup, serta adanya ketegangan antara nilai-nilai agama dengan pengaruh lingkungan pergaulan. Dalam kondisi tersebut, keluarga memiliki peran yang sangat penting sebagai lingkungan pendidikan pertama dalam membentuk identitas religius remaja.
Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan problem identitas remaja muslim era digital (2) memaparkan dan menganalisis peran keluarga dalam pembentukan identitas remaja muslim era digital (3) menjelaskan dan menganalisis faktor pendukung dan penghambat pembentukan identitas remaja muslim era digital di Dukuh Pintu, Desa Sidorejo Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Ponorogo.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Data penelitian diperoleh melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi yang melibatkan orang tua, remaja, serta tokoh masyarakat setempat sebagai informan. Analisis data dilakukan dengan menggunakan model analisis interaktif Miles dan Huberman yang meliputi proses kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) problem identitas remaja Muslim di era digital ditandai dengan adanya tekanan untuk mengikuti tren media sosial, kebingungan dalam menyesuaikan diri dengan lingkungan pergaulan, serta inkonsistensi dalam menjalankan praktik keagamaan. Dalam menghadapi kondisi tersebut (2) keluarga berperan penting melalui keteladanan dalam beribadah, pembiasaan kegiatan religius seperti mengaji dan sholat berjamaah, penanaman nilai akidah dan akhlak, komunikasi yang terbuka, serta pengawasan terhadap penggunaan teknologi digital. Selain itu, (3) pembentukan identitas religius remaja juga dipengaruhi oleh faktor pendukung seperti lingkungan masyarakat yang religius, keberadaan kegiatan keagamaan di masjid, serta aktivitas sosial remaja. Namun demikian, terdapat pula faktor penghambat seperti pengaruh teman sebaya, paparan konten media sosial yang tidak sesuai dengan nilai-nilai Islam, serta keterbatasan waktu orang tua dalam melakukan pendampingan terhadap remaja.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Thesis Supervisor: | Erwin Yudi Prahara |
| Subjects: | 13 EDUCATION > 1399 Other Education > 139999 Education not elsewhere classified |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > Jurusan Pendidikan Agama Islam |
| Depositing User: | Perpustakaan Pusat |
| Date Deposited: | 18 May 2026 03:05 |
| Last Modified: | 18 May 2026 03:05 |
| URI: | http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/37823 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
