[[ GUNAKAN METERAI ASLI YANG BERBEDA PADA LEMBAR PERSETUJUAN PUBLIKASI DAN PERNYATAAN KEASLIAN TULISAN, SILAHKAN UPLOAD ULANG ]] Perlindungan Karya Tulis Roman Atas Penjualan Karya Bajakan Melalui Shopee Dalam Perspektif Maqashid Syariah

Alwan Syidad, Ahmad (2026) [[ GUNAKAN METERAI ASLI YANG BERBEDA PADA LEMBAR PERSETUJUAN PUBLIKASI DAN PERNYATAAN KEASLIAN TULISAN, SILAHKAN UPLOAD ULANG ]] Perlindungan Karya Tulis Roman Atas Penjualan Karya Bajakan Melalui Shopee Dalam Perspektif Maqashid Syariah. Undergraduate (S1) thesis, UIN PONOROGO.

[thumbnail of 102220010 Alwan Syidad Ahmad Hukum Ekonomi Syariah.pdf]
Preview
Text
102220010 Alwan Syidad Ahmad Hukum Ekonomi Syariah.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Alwan Syidad Ahmad, 2026. Perlindungan Karya Tulis Roman Atas Penjualan Karya Bajakan Melalui E-Commerce/Shopee Dalam Perspektif Maqashid Syariah. Skripsi Jurusan Hukum Ekonomi Syariah fakultas Syariah Universitas Islam Negeri Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo, Pembimbing: Prof. Dr. H. Miftahul Huda, M.Ag.
Kata Kunci/Keywords: Perlindngan Hukum, Hak Cipta, Royalti, Karya Tulis Roman, E-Commerce, Maqashid Syariah, Hifdz maal.
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh maraknya praktik penjualan karya tulis roman bajakan melalui platform e-commerce, khususnya Shopee, yang menimbulkan kerugian ekonomi dan moral bagi penulis serta pemegang hak cipta. Fenomena ini menunjukkan adanya ketimpangan antara regulasi perlindungan hak cipta dan realitas implementasinya di ruang digital. Dalam perspektif hukum Islam, persoalan ini tidak hanya menyangkut pelanggaran hukum positif, tetapi juga berkaitan dengan tujuan syariat (maqashid syariah) dalam menjaga kemaslahatan dan mencegah kerusakan.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian normatif dengan pendekatan konseptual dan perundang-undangan. Sumber data diperoleh melalui studi kepustakaan yang meliputi peraturan perundang-undangan, literatur fiqh, teori maqashid syariah, serta hasil observasi terhadap praktik penjualan buku bajakan di Shopee. Analisis dilakukan dengan menggunakan kerangka teori maqashid syariah, khususnya pada aspek hifdz al-mal (perlindungan harta) dan hifdz al-‘aql (perlindungan akal).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlindungan hak atas kepemilikan karya tulis roman sejalan dengan prinsip hifdz al-mal karena karya intelektual memiliki nilai ekonomi dan termasuk kategori harta (maal) yang wajib dijaga. Penjualan karya bajakan tanpa izin merupakan bentuk pengambilan manfaat secara batil yang bertentangan dengan tujuan syariat. Selain itu, perlindungan royalti sebagai hak ekonomi pencipta juga merupakan bagian dari hifdz al-mal. Pengabaian terhadap hak royalti melalui praktik pembajakan menimbulkan mafsadah berupa kerugian ekonomi, melemahnya motivasi berkarya, serta terganggunya ekosistem literasi dan industri kreatif.
Meskipun Shopee telah memiliki kebijakan perlindungan hak kekayaan intelektual, implementasi pengawasan belum sepenuhnya optimal. Dalam perspektif maqashid syariah, kondisi tersebut belum sepenuhnya mewujudkan kemaslahatan umum (maslahah ‘ammah). Oleh karena itu, perlindungan karya tulis roman di platform e-commerce tidak hanya menjadi kewajiban hukum positif, tetapi juga kewajiban moral dan syar’i guna menegakkan keadilan, menjaga harta, serta mendukung keberlanjutan perkembangan ilmu pengetahuan.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Thesis Supervisor: Miftahul Huda
Subjects: 14 ECONOMICS > 1499 Other Economics > 149999 Economics not elsewhere classified
Divisions: Fakultas Syariah > Jurusan Hukum Ekonomi Syariah
Depositing User: Perpustakaan Pusat
Date Deposited: 20 May 2026 05:31
Last Modified: 25 May 2026 02:01
URI: http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/37967

Actions (login required)

View Item View Item