Mahirohqudsi, Irma An-Nisa’ (2026) FILE YANG DIPULOAD HARUS DALAM FORMAT PDF, SILAKAN DIUBAH KEMUDIAN UPLOAD ULANG SESUAI PANDUAN -- Pengaruh Sistem Komunikasi dan Budaya Organisasi terhadap Organizational Citizenship Behavior dengan Kepemimpinan Kiai sebagai Variabel Intervening di Pondok Pesantren Wali Songo Ngabar Ponorogo. Undergraduate (S1) thesis, UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo.
|
Text
00. e thesis watermarkk SKRIPSI IRMA AN-NISA' LENGKAP POLLLL FIKS.docx Download (1MB) |
Abstract
Organizational Citizenship Behavior (OCB) merupakan perilaku sukarela yang dilakukan individu di luar tugas formalnya untuk meningkatkan efektivitas organisasi. Namun dalam kenyataannya, masih terdapat kesenjangan antara perilaku OCB yang diharapkan dengan kondisi di lingkungan pesantren. Beberapa ustadzah masih menunjukkan rendahnya inisiatif dalam membantu di luar tanggung jawab utama, kurangnya partisipasi sukarela dalam kegiatan pesantren, serta belum meratanya kepedulian terhadap lingkungan dan kerja sama antaranggota. Perilaku OCB dipengaruhi oleh faktor eksternal dan internal. Penelitian ini memfokuskan pada faktor eksternal dari OCB yaitu sistem komunikasi, budaya maupun kepemimpinan melalui peran kiai dalam mengarahkan, membina, dan menanamkan nilai-nilai pengabdian di lingkungan pesantren.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh sistem komunikasi dan budaya organisasi terhadap OCB dengan kepemimpinan kiai sebagai variabel mediasi di Pondok Pesantren Wali Songo Ngabar.
Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif kausal. Populasi penelitian adalah ustadzah di Pondok Pesantren Wali Songo Ngabar dengan jumlah responden sebanyak 79 orang. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner dengan skala Likert. Data dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Squares (PLS-SEM) melalui aplikasi SmartPLS untuk mengetahui pengaruh langsung maupun tidak langsung antarvariabel penelitian.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepemimpinan kiai dengan koefisien sebesar 0,554. Budaya organisasi juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap OCB dengan koefisien 0,386 dan p-value 0,001. Kepemimpinan kiai berpengaruh positif dan signifikan terhadap OCB. Sementara itu, sistem komunikasi tidak berpengaruh signifikan secara langsung terhadap OCB dengan nilai p-value 0,160. Namun melalui kepemimpinan kiai, sistem komunikasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap OCB dengan koefisien 0,167 dan p-value 0,010. Selain itu, budaya organisasi berpengaruh terhadap OCB melalui kepemimpinan kiai dengan koefisien 0,226 dan p-value 0,002. Temuan ini menunjukkan bahwa pembentukan OCB di lingkungan pesantren tidak selalu dipengaruh secara langsung oleh sistem komunikasi, melainkan lebih bergantung pada kepemimpinan kiai dalam mengarahkan, menginternalisasikan nilai, dan membangun budaya pengabdian ustadzah. Hal tersebut mengindikasikan bahwa kepemimpinan kiai menjadi faktor sentral dalam mentransformasikan budaya organisasi dan sistem komunikasi menjadi perilaku OCB di lingkungan pesantren.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Thesis Supervisor: | Abdul Kholiq |
| Subjects: | 13 EDUCATION > 1399 Other Education > 139999 Education not elsewhere classified |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > Jurusan Manajemen Pendidikan Islam |
| Depositing User: | Mr Perpustakaan IAIN Ponorogo |
| Date Deposited: | 21 May 2026 05:49 |
| Last Modified: | 21 May 2026 05:49 |
| URI: | http://etheses.iainponorogo.ac.id/id/eprint/38025 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
