..(TAMBAHKAN STEMPEL PADA LEMBAR PERSETUJUAN, UPLOAD ULANG)..PEMANFAATAN ASTROFOTOGRAFI SEBAGAI INOVASI MODERN UNTUK MENENTUKAN VISIBILITAS HILAL DI ERA DIGITAL: PERSPEKTIF AHLI ASTRONOMI DAN ILMU FALAK

SAJIDA, HAWA (2026) ..(TAMBAHKAN STEMPEL PADA LEMBAR PERSETUJUAN, UPLOAD ULANG)..PEMANFAATAN ASTROFOTOGRAFI SEBAGAI INOVASI MODERN UNTUK MENENTUKAN VISIBILITAS HILAL DI ERA DIGITAL: PERSPEKTIF AHLI ASTRONOMI DAN ILMU FALAK. Undergraduate (S1) thesis, UIN KIAI AGENG MUHAMMAD BESARI PONOROGO.

[thumbnail of SKRIPSI_HAWA SAJIDA_NASKAH.pdf]
Preview
Text
SKRIPSI_HAWA SAJIDA_NASKAH.pdf

Download (989kB) | Preview

Abstract

Astrofotografi merupakan perkembangan teknologi penting dalam praktik rukyatul hilal yang berperan dalam meningkatkan akurasi dan dokumentasi visibilitas hilal sebagai penanda awal bulan Hijriah. Dibandingkan pengamatan tradisional dengan mata telanjang, astrofotografi memungkinkan perekaman citra hilal secara lebih detail dan objektif, sehingga dapat membantu analisis ilmiah terhadap parameter visibilitas seperti ketinggian dan elongasi bulan. Meskipun demikian, penggunaannya masih menghadapi berbagai kendala, baik secara teknis seperti kondisi cuaca, polusi cahaya, serta kebutuhan keahlian dalam pengolahan dan interpretasi citra, maupun secara validitas hasil rekaman yang masih diperdebatkan keabsahannya.
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Bagaimana konsep dan mekanisme astrofotografi dalam menentukan visibilitas hilal perspektif Ahli Astronomi dan Ilmu Falak? Bagaimana validitas astrofotografi dalam penetuan awal bulan Hijriah perspektif Ahli Astronomi dan Ilmu Falak? Bagaimana implementasi Astrofotografi dalam penentuan awal bulan Hijriayah perspektif Ahli Astronomi dan Ilmu Falak?
Adapun skripsi ini merupakan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan deskriptif. Sedangkan Teknik pengumpulan data pada peneitian ini menggunakan wawancara dan dokumentasi. Metode analisis yang digunakan pada penelitian ini adalah metode deduktif.
Dalam penelitian ini dapat disimpulkan bahwa astrofotografi hadir sebagai solusi untuk mengatasi rendahnya kontras hilal melalui mekanisme teknis yang meliputi pengumpulan cahaya, perekaman sensor sensitif, hingga pengolahan citra (stacking dan enhancement) guna menghasilkan data visual yang objektif. Secara ilmiah, metode ini memiliki validitas empiris yang sangat kuat karena sifatnya yang dapat diuji ulang, sementara secara syar’i ia diakui sebagai alat bantu verifikasi yang sah selama tidak mengubah hakikat objek. Dalam implementasinya, astrofotografi berperan sebagai jembatan antara hisab dan rukyat sekaligus menjadi basis data penguatan kriteria imkanur rukyat, meskipun secara praktis masih menghadapi tantangan berupa tingginya biaya peralatan, keterbatasan SDM ahli, serta belum adanya standar operasional baku yang bersifat nasional.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Thesis Supervisor: IMROATUL MUNFARIDAH
Subjects: 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1899 Other Law and Legal Studies > 189999 Law and Legal Studies not elsewhere classified
Divisions: Fakultas Syariah > Jurusan Hukum Keluarga Islam
Depositing User: Perpustakaan Pusat
Date Deposited: 22 May 2026 02:40
Last Modified: 22 May 2026 02:40
URI: http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/38057

Actions (login required)

View Item View Item