Hidayat, Muh. Imron (2026) Internalisasi Nilai-Nilai Pendidikan Agama Islam dalam Mengatasi Krisis Identitas pada Siswa di SMPN 1 Badegan Ponorogo. Undergraduate (S1) thesis, IAIN Ponorogo.
Preview |
Text
201220195_MUH. IMRON HIDAYAT_PENDIDIKAN AGAMA ISLAM.pdf Download (2MB) | Preview |
Abstract
Hidayat, Muh. Imron. 2026. Internalisasi Nilai-Nilai Pendidikan Agama Islam dalam Mengatasi Krisis Identitas pada Siswa di SMPN 1 Badegan Ponorogo. Skripsi. Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo. Pembimbing: Ika Rusdiana, M.A
Kata Kunci: Krisis Identitas, Internalisasi, Nilai-Nilai Pendidikan Agama Islam.
Krisis identitas merupakan kondisi psikologis yang kerap dialami oleh individu pada fase peralihan dari masa kanak-kanak menuju remaja atau kedewasaan yang ditandai dengan munculnya berbagai konflik internal maupun eksternal yang berpotensi memengaruhi proses pembentukan kepribadian individu. Penelitian ini menemukan adanya indikasi krisis identitas pada siswa di SMPN 1 Badegan Ponorogo, yang ditunjukkan melalui variasi bentuk krisis pada beberapa ranah yaitu pribadi, keluarga, teman, akademik. Temuan tersebut mengindikasikan bahwa bentuk krisis identitas yang terjadi pada siswa tidak bersifat tunggal dan dapat dipengaruhi oleh dinamika perkembangan individu serta lingkungan sosialnya.
Penelitian yang dilakukan di SMPN 1 Badegan Ponorogo ini bertujuan untuk (1) menganalisis dan mendeskripsikan bentuk krisis identitas pada siswa, (2) menganalisis proses internalisasi nilai-nilai Pendidikan Agama Islam membangun identitas positif siswa, dan (3) mengidentifikasi dan mendeskripsikan faktor pendukung dan penghambat pelaksanaan internalisasi nilai-nilai Pendidikan Agama Islam pada siswa.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan model Miles, Huberman dan Saldana dengan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan verifikasi atau penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian yang didapatkan menunjukkan bahwa (1) Krisis identitas yang dialami oleh siswa di SMPN 1 Badegan Ponorogo meliputi tiga bentuk yaitu interaksi sosial, kepercayaan diri, dan kebingungan peran. (2) Proses internalisasi nilai-nilai Pendidikan Agama Islam yang dilakukan di SMPN 1 Badegan Ponorogo menggunakan tiga tahapan yaitu transformasi, transaksi, dan transinternalisasi yang kemudian diimplementasikan menjadi sebuah program pembiasaan keagamaan sekolah. (3) Faktor yang menjadi pendukung meliputi niat siswa, dukungan guru, dan penyediaan sarana dan prasarana, meskipun ada juga yang menjadi penghambat salah satunya adalah pengaruh negatif teman sebaya dan media sosial yang kurang terkontrol.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Thesis Supervisor: | Ika Rusdiana |
| Subjects: | 13 EDUCATION > 1399 Other Education > 139999 Education not elsewhere classified |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > Jurusan Pendidikan Agama Islam |
| Depositing User: | Perpustakaan Pusat |
| Date Deposited: | 25 May 2026 01:28 |
| Last Modified: | 25 May 2026 01:28 |
| URI: | http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/38125 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
