Arifin, Lukman (2026) Peran Guru Pendidikan Agama Islam dalam Mentransformasikan Praktik Ibadah Doktrinal menjadi Pemahaman Esensial pada Siswa MTs Ma’arif Klego. Undergraduate (S1) thesis, UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo.
Preview |
Text
201220171_LUKMAN ARIFIN_PENDIDIKAN AGAMA ISLAM.pdf Download (1MB) | Preview |
Abstract
Praktik ibadah di lingkungan sekolah sering kali masih bersifat doktrinal dan berorientasi pada kepatuhan terhadap aturan, sehingga belum sepenuhnya mendorong pemahaman esensial pada peserta didik. Kondisi ini menunjukkan adanya kesenjangan antara pelaksanaan ibadah secara formal dengan penghayatan makna yang mendalam. Oleh karena itu, peran guru Pendidikan Agama Islam menjadi penting dalam mentransformasikan praktik ibadah dari sekadar kewajiban menjadi kesadaran spiritual yang bermakna bagi siswa.
Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menganalisis peran guru Pendidikan Agama Islam sebagai pendidik dalam mentransformasikan praktik ibadah doktrinal menjadi pemahaman esensial, (2) menganalisis peran guru sebagai model dan teladan dalam membentuk pemahaman ibadah siswa, serta (3) menganalisis faktor-faktor yang mendukung guru dalam menjalankan peran tersebut di MTs Ma’arif Klego.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Penelitian dilakukan dalam kondisi alamiah di MTs Ma’arif Klego. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) peran guru sebagai pendidik dilaksanakan melalui pembinaan akhlak yang terintegrasi dalam pembelajaran dan kegiatan ibadah, penanaman tanggung jawab sosial melalui pembiasaan aktivitas religius, pengembangan kemandirian melalui proses bertahap dari keterpaksaan menuju kesadaran, serta penegakan disiplin secara edukatif, sehingga siswa mulai memahami ibadah tidak hanya sebagai kewajiban tetapi sebagai kebutuhan; (2) peran guru sebagai teladan diwujudkan melalui keterlibatan langsung dalam kegiatan ibadah, kebiasaan kerja yang disiplin dan terstruktur, hubungan yang komunikatif dan empatik dengan siswa, pembentukan cara berpikir yang menekankan makna ibadah, serta gaya hidup yang konsisten dengan nilai Islami, sehingga siswa memperoleh contoh nyata dalam memahami dan menghayati ibadah; (3) faktor pendukung meliputi faktor internal berupa kompetensi, integritas, motivasi, dan kesadaran spiritual yang berjalan optimal, serta faktor eksternal berupa lingkungan religius sekolah, kepemimpinan yang terarah, budaya religius, sarana prasarana, dan kebijakan kurikulum yang mendukung, namun dukungan keluarga menunjukkan variasi sehingga belum merata pada seluruh siswa.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Thesis Supervisor: | Fata Asyrofi Yahya |
| Subjects: | 13 EDUCATION > 1399 Other Education > 139999 Education not elsewhere classified |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > Jurusan Pendidikan Agama Islam |
| Depositing User: | Perpustakaan Pusat |
| Date Deposited: | 02 Jun 2026 01:14 |
| Last Modified: | 02 Jun 2026 01:14 |
| URI: | http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/38427 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
