Masrifah, Syarifatul (2026) PEMBELAJARAN MATEMATIKA KELAS II PADA ANAK SLOW LEARNER DI SEKOLAH INKLUSI SDN 3 BANGUNSARI PONOROGO. Undergraduate (S1) thesis, Universitas Islam Negeri Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo.
Preview |
Text
ETHESES SKRIPSI SYARIFATUL MASRIFAH PGMI.pdf Download (1MB) | Preview |
Abstract
Masrifah, Syarifatul. 2026. Pembelajaran Matematika Kelas ll pada Anak Slow Learner di Sekolah Inklusif SDN 3 Bangunsari Ponorogo. Skripsi. Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo, Pembimbing, Lia Amalia, S.Ag, M.Si.
Kata Kunci :Pembelajaran Matematika, Slow Learner, Sekolah Inklusif.
Pembelajaran matematika adalah pembelajaran yang notabene dianggap sulit karena bersifat logis, kritis dan rasional. Terlebih lagi bagi anak lamban belajar atau yang biasanya disebut Slow Learner, akan kesulitan dalam memahami konsep matematika, maka dibutuhkan serangkain pembelajaran matematika yakni persiapan, pelaksanaan dan evaluasi pembelajaran yang diharapkan dapat menjadi solusi dari permasalahan yang terjadi.
Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian: (1) Mendeskripsikan persiapan pembelajaran matematika pada anak Slow Learner di SDN 3 Bangunsari Ponorogo, (2) Mendeskripsikan pelaksanaan pembelajaran matematika pada anak Slow Learner di SDN 3 Bangunsari Ponorogo, (3) Mendeskripsikan evaluasi pembelajaran matematika pada anak Slow Learner di SDN 3 Bangunsari Ponorogo.
Pendekatan yang digunakan dalam penelitian deskriptif ini adalah pendekatan kualitatif karena dirancang untuk menganalisis dan mendeskripsikan tahapan pembelajaran matematika yang dilakukan guru Matematika bagi anak Slow Learner. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan teknik wawancara, observasi. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan adalah teknis analisis data model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.
Dari hasil analisa penelitian ini, ditemukan bahwa: (1) Persiapan pembelajaran dari guru adalah membuat Modul Ajar dan beberapa media. (2) Pelaksanaan pembelajaran terdiri dari tiga tahapan yaitu pendahuluan, inti dan penutup. (3) Evaluasi dilakukan serangkain program remedi dan pengayaan. Slow Learner akan diberikan remedi ketika nilai setelah pengayaan tetap belum mencapai target yang ditentukan. Guru Matematika, maupun pihak sekolah selalu menciptakan kesetaraan antara anak regular dan ABK, mereka mendapatkan Upaya-upaya tindak lanjut yang setara dengan apa yang dibutuhkan mereka, mereka juga senentiasa mendapatkan kesempatan, dan perlindungan yang sama antara laki-laki dan perempuan maupun antara ABK dan regular.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Subjects: | 13 EDUCATION > 1399 Other Education > 139999 Education not elsewhere classified |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah |
| Depositing User: | Perpustakaan Pusat |
| Date Deposited: | 02 Jun 2026 01:46 |
| Last Modified: | 02 Jun 2026 01:46 |
| URI: | http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/38469 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
