Hutama, R.Rofi Adi (2026) Kemampuan Penalaran Ditinjau dari Kepercayaan Diri Siswa Kelas V Pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia di MI Ma'arif Singosaren Ponorogo. Undergraduate (S1) thesis, UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo.
Preview |
Text
203220208_R.ROFI ADI HUTAMA_PGMI.pdf Download (2MB) | Preview |
Abstract
Kata Kunci: Kepercayaan Diri, Kemampuan Penalaran, Bahasa Indonesia.
Kemampuan penalaran dan kepercayaan diri adalah dua aspek penting yang saling bersinergi dalam proses pembelajaran Bahasa Indonesia di tingkat pendidikan dasar. Berdasarkan data yang diperoleh di MI Ma’arif Singosaren Ponorogo, fenomena menunjukkan bahwa ketajaman nalar siswa tidak berdiri sendiri, tetapi berjalan beriringan bersama dengan indikator kepercayaan diri. Rendahnya kepercayaan diri dalam menilai hasil pekerjaan dan mempresentasikan hasil pekerjaan berpotensi menghambat kemampuan penalaran siswa dalam menganalisis maupun menciptakan sebuah gagasan.
Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mendeskripsikan kepercayaan diri siswa kelas V di MI Ma’arif Singosaren Ponorogo dalam memahami dan menyelesaikan soal Bahasa Indonesia yang menuntut penalaran; dan (2) Mendeskripsikan peran kepercayaan diri siswa dalam memengaruhi kemampuan penalaran mereka selama proses pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Pendekatan ini dipilih untuk menggali pengalaman serta memahami dinamika kepercayaan diri dan kemampuan penalaran siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi parsitipatif yang pasif, wawancara semi terstruktur, dan dokumentasi. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldana yang meliputi kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Kepercayaan diri siswa terbagi menjadi dua, yaitu kepercayaan diri untuk tetap mencoba menyelesaikan tugas dan kepercayaan diri untuk mempresentasikan tugas yang dikerjakan. (2) Kemampuan penalaran siswa tidak selalu linier dan dinamis. Indikator Mendiferensiasi (N 1) dan Memeriksa (N 4) didukung oleh ketelitian (PD 7 dan PD 8), Mengorganisasi (N 2) oleh ketenangan (PD 5), Mengatribusi (N 3) oleh kestabilan emosi (PD 4), dan Mengkritik (N 5) oleh PD 3. Pada tahap tertinggi, kemampuan Merumuskan (N 6) didukung oleh kegigihan (PD 6), Merencanakan (N 7) oleh keberanian mencoba (PD 1), dan Memproduksi (N 8) oleh keyakinan diri (PD 2). Temuan ini menunjukkan bahwa meskipun ditemukan kecenderungan untuk meniru jawaban teman yang dianggap lebih “benar”, kepercayaan diri tetap berfungsi sebagai alat yang memungkinkan siswa untuk tetap berusaha menyelesaikan tugas meskipun berada pada keraguan dalam menalar.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Thesis Supervisor: | Rangga Agnibaya |
| Subjects: | 13 EDUCATION > 1399 Other Education > 139999 Education not elsewhere classified |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah |
| Depositing User: | Perpustakaan Pusat |
| Date Deposited: | 02 Jun 2026 04:05 |
| Last Modified: | 02 Jun 2026 04:06 |
| URI: | http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/38485 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
