Rosyidah, Afidatur (2026) Pengenalan Anggota Tubuh pada Anak Usia 4-5 Tahun melalui Pembiasaan Senam Gerakan Badan di RA Nurul Iman Gemarang Madiun. Undergraduate (S1) thesis, IAIN Ponorogo.
Preview |
Text
E-Thesis. Afida.pdf Download (1MB) | Preview |
Abstract
Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) merupakan tahap penting dalam perkembangan anak pada masa golden age, di mana seluruh aspek perkembangan seperti kognitif, bahasa, sosial-emosional, dan fisik motorik berkembang secara pesat, sehingga membutuhkan stimulasi yang tepat dan optimal. Masalah utama yang ditemukan di lapangan adalah pengenalan anggota tubuh yang masih bersifat verbal dan kognitif pasif, seperti sekadar menghafal gambar, sehingga kurang optimal bagi anak yang memiliki energi motorik tinggi. Fenomena di RA Nurul Iman menunjukkan bahwa anak usia 4-5 tahun memerlukan stimulasi yang lebih nyata dan menyenangkan untuk menghubungkan antara istilah bagian tubuh dengan pengalaman fisik mereka.
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pelaksanaan pembiasaan senam gerakan badan sebagai strategi pengenalan anggota tubuh pada anak usia 4-5 tahun, mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaannya, serta menganalisis capaian perkembangan kognitif kemampuan anak usia 4-5 tahun dalam mengenal anggota tubuh di RA Nurul Iman Gemarang Madiun.
Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Data dikumpulkan melalui teknik observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan kepala sekolah dan guru kelas, serta dokumen. Teknik analisis data mengikuti model Miles, Huberman, dan saldana yang meliputi pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data dilakukan dengan menerapkan triangulasi sumber dan teknik.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pembiasaan senam yang dilakukan tiga kali seminggu untuk mengasah kemampuan anak dalam mengenal identitas fisik dan fungsi anggota tubuhnya. Faktor pendukung utama adalah ketersediaan halaman yang luas dan instruksi guru yang kreatif melalui strategi "cermin hidup", sementara faktor penghambatnya meliputi isu lateralitas dan rentang fokus anak yang singkat. Capaian perkembangan kemampuan anak dalam mengenal anggota tubuh melalui aktivitas senam yang rutin menunjukkan peningkatan yang positif. Anak mampu menyebutkan nama anggota tubuh utama, membedakan fungsi dasar setiap anggota tubuh, serta mengikuti gerakan sesuai instruksi dengan koordinasi yang lebih baik. Selain itu, anak mulai memahami konsep kanan dan kiri serta menunjukkan peningkatan kepercayaan diri dalam melakukan aktivitas gerak secara mandiri.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Thesis Supervisor: | Umi Rohmah |
| Subjects: | 13 EDUCATION > 1399 Other Education > 139999 Education not elsewhere classified |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > Jurusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini |
| Depositing User: | Perpustakaan Pusat |
| Date Deposited: | 02 Jun 2026 03:57 |
| Last Modified: | 02 Jun 2026 03:57 |
| URI: | http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/38491 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
