Rimbawan, Mahmudi (2026) Representasi Moderasi Beragama dalam Film Pendek Mabbere (Analisis Semiotika John Fiske). Undergraduate (S1) thesis, UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo.
Preview |
Text
302220069_Mahmudi Rimbawan_Komunikasi dan Penyiaran Islam.pdf Download (2MB) | Preview |
Abstract
Rimbawan, Mahmudi. 2026. Representasi Moderasi Beragama Dalam Film Pendek Mabbere (Analisis Semiotika John Fiske). Skripsi. Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI), Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah, Universitas Islam Negeri Kiai Ageng Muhammad Besari (UIN) Ponorogo. Pembimbing: Mohammad Rozi Indrafuddin, Lc., M.Fil.I.
Kata Kunci: Moderasi Beragama, Film Mabbere, Semiotika John Fiske, Representasi,
Dalam konteks keberagaman agama di Indonesia, moderasi beragama menjadi penting untuk menciptakan harmoni dan kerukunan di tengah masyarakat plural. Film sebagai media komunikasi massa memiliki peran strategis dalam menyampaikan pesan-pesan moderasi beragama secara persuasif dan edukatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana film pendek Mabbere merepresentasikan nilai-nilai moderasi beragama melalui analisis semiotika John Fiske. Film ini dipilih karena berhasil meraih Juara I dalam Lomba Film Pendek Moderasi Beragama yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia pada tahun 2022, serta menampilkan interaksi antara perbedaan agama dan suku yang jarang diangkat dalam karya film pendek lainnya.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis deskriptif. Data primer berupa adegan-adegan dalam film Mabbere, sedangkan data sekunder diperoleh dari literatur dan dokumentasi terkait. Analisis dilakukan melalui tiga level semiotika John Fiske, yaitu level realitas, level representasi, dan level ideologi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada level realitas, film menampilkan simbol keseharian berupa pakaian sederhana, logat Bugis, gestur, ekspresi, serta interaksi lintas agama yang mencerminkan toleransi, pengendalian diri, akomodasi budaya lokal, dan solidaritas sosial. Pada level representasi, film menggunakan aspek teknis seperti sudut kamera, pencahayaan, musik, editing, dan dialog untuk memperkuat narasi tentang toleransi dan penyelesaian damai atas perbedaan. Sedangkan pada level ideologi, film menegaskan moderasi beragama sebagai sistem nilai yang sejalan dengan ideologi Pancasila, dengan menempatkan toleransi, anti kekerasan, komitmen kebangsaan, dan penghargaan terhadap budaya lokal sebagai prinsip utama dalam kehidupan bermasyarakat.
Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa film Mabbere berhasil merepresentasikan moderasi beragama melalui tindakan sederhana sehari-hari, sekaligus menjadi media edukasi yang efektif untuk memperkuat nilai kebersamaan.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Thesis Supervisor: | Mohammad Rozi Indrafuddin |
| Subjects: | 22 PHILOSOPHY AND RELIGIOUS STUDIES > 2299 Other Philosophy and Religious Studies > 229999 Philosophy and Religious Studies not elsewhere classified |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin dan Dakwah > Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam |
| Depositing User: | Perpustakaan Pusat |
| Date Deposited: | 05 Jun 2026 01:09 |
| Last Modified: | 05 Jun 2026 01:09 |
| URI: | http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/38628 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
