PONDOK PESANTREN DAN PERUBAHAN SOSIAL: STUDI SEJARAH PONDOK PESANTREN HIDAYATUL MUBTADIIN DESA TEGALARUM, KECAMATAN BENDO, KABUPATEN MAGETAN

Qoirunisak, Lutfi (2026) PONDOK PESANTREN DAN PERUBAHAN SOSIAL: STUDI SEJARAH PONDOK PESANTREN HIDAYATUL MUBTADIIN DESA TEGALARUM, KECAMATAN BENDO, KABUPATEN MAGETAN. Undergraduate (S1) thesis, UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo.

[thumbnail of 34220018_Lutfi Qoirunusak_Sejarah Peradaban Islam.pdf]
Preview
Text
34220018_Lutfi Qoirunusak_Sejarah Peradaban Islam.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

ABSTRAK
Qoirunisak, Lutfi, 2026. Pondok Pesantren dan Perubahan Sosial: Studi Sejarah Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadiin Desa Tegalarum, Kecamatan Bendo, Kabupaten Magetan. Skripsi Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah. Jurusan Sejarah Peradaban Islam Universitas Islam Negeri Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo.
Pembimbing: Dr. Faiq Ainurrofiq, S.S., M.A
Kata Kunci: Pondok Pesantren, Perubahan Sosial, Sejarah, Peran Sosial, Pendidikan Islam
Fenomena perubahan sosial dalam masyarakat pedesaan tidak terlepas dari keberadaan lembaga pendidikan keagamaan seperti pondok pesantren. Kehadiran pondok pesantren seringkali membawa pengaruh yang besar terhadap pola kehidupan masyarakat, baik dalam aspek keagamaan, sosial, maupun budaya. Hal tersebut juga terjadi di Desa Tegalarum, Kecamatan Bendo, Kabupaten Magetan, sejak berdirinya Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadiin. Berdasarkan penelitian awal, keberadaan pesantren ini tidak hanya berperan sebagai lembaga pendidikan, tetapi juga sebagai penyebab perubahan sosial yang mempengaruhi kehidupan masyarakat sekitar.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejarah Podok Pesantren Hidayatul Mubtadiin di Desa tegalarum, Kecamatan bendo, Kabupaten Magetan, serta peran pesantren dalam mendorong perubahan sosial dan dampaknya bagi masyarakat setempat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan datanya menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data yang diperoleh kemudian dianalisis melaui tahapan reduksi data, klasifikasi, verifikasi, dan interpretasi untuk memperoleh kesimpulan yang objektif dan sistematis.
Hasil penelitian ini menujukkan bahwa Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadiin berawal dari masjid kecil yang dipimpin oleh Kyai Imam Mukti, kemudian dilanjutkan Kyai Mukri, dan dikembangkan oleh KH. Shohib Wahyuni pada tahun 1978 hingga menjadi lembaga pendidikan yang penting di Desa Tegalarum. Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadiin juga memiliki peran penting dalam mendorong perubahan sosial masyarakat Desa Tegalarum. Peran tersebut meliputi aspek keagamaan, sosial, pendidikan, budaya, dan pembangunan masyarakat. Keberadaan pesantren mampu meningkatakan kesadaran religius, memperkuat nilai moral, serta mempererat hubungan sosial masyarakat. Selain itu, pesantren juga menjadi pusat kegiatan sosial yang mendorong terciptanya integritasi dan solidaritasi sosial di lingkungan masyarakat. Adapun dampak perubahan sosial yang ditimbulkan bersifat positif dan negatif. Dampak positif meliputi peningkatan tingkat pendidikan, perubahan perilaku keagamaan, penguatan solidaritas sosial, serta perubahan pola hidup masyarakat yang semakin nyata setelah pesantren berdiri dan berkembang. Sementara itu, dampak negatif muncul karena adanya konflik sosial. Namun demikian, secara keseluruhan Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadiin dapat dikategorikan sebagai pendorong perubahan sosial yang efektif dalam kehidupan masyarakat Desa Tegalarum.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Thesis Supervisor: Faiq Ainurrofiq
Subjects: 22 PHILOSOPHY AND RELIGIOUS STUDIES > 2299 Other Philosophy and Religious Studies > 229999 Philosophy and Religious Studies not elsewhere classified
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Dakwah > Jurusan Sejarah Peradaban Islam
Depositing User: Perpustakaan Pusat
Date Deposited: 08 Jun 2026 02:28
Last Modified: 08 Jun 2026 02:28
URI: http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/38783

Actions (login required)

View Item View Item