Gustiyani, Serin (2026) Implementasi Prinsip Halalan Tayyiban Studi pada Produksi Sate Ayam Setono. Undergraduate (S1) thesis, UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo.
Preview |
Text
Skripsi_Serin Gustiyani 401220218 ethesis.pdf Download (1MB) | Preview |
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya penerapan prinsip Halalan Tayyiban dalam produksi pangan, khususnya pada usaha kuliner tradisional seperti sate ayam. Konsep Halalan Tayyiban tidak hanya menekankan aspek kehalalan bahan, tetapi juga mencakup kualitas, kebersihan, keamanan, dan kelayakan konsumsi suatu produk. Dalam praktiknya, usaha mikro seperti produksi Sate Ayam Setono di Ponorogo masih menghadapi berbagai tantangan dalam mengintegrasikan kedua prinsip tersebut secara menyeluruh. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk memberikan gambaran empiris mengenai implementasi prinsip Halalan Tayyiban dalam proses produksi sate ayam di lokasi tersebut.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses produksi sate ayam dalam upaya mencapai kehalalan, mengidentifikasi tantangan yang dihadapi pelaku usaha dalam menerapkan prinsip Halalan Tayyiban, serta merumuskan strategi peningkatan implementasinya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif-analitis. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan pelaku usaha, pekerja, pemasok, penyembelih ayam, dan konsumen, serta dokumentasi. Analisis data dilakukan secara tematik melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan teknik triangulasi untuk menjaga validitas data.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman pelaku usaha terhadap aspek halal sudah cukup baik, terutama dalam pemilihan bahan baku. Namun, implementasi prinsip Halalan Tayyiban secara menyeluruh masih belum optimal, khususnya pada proses penyembelihan yang belum terverifikasi sesuai syariat serta penggunaan bahan pendukung yang belum dipastikan kehalalannya. Selain itu, aspek tayyib seperti kebersihan, sanitasi, dan keamanan pangan masih bersifat informal dan belum terstandarisasi. Tantangan utama meliputi keterbatasan pengetahuan, minimnya akses sertifikasi halal, serta kurangnya pembinaan dari lembaga terkait. Oleh karena itu, diperlukan strategi berupa peningkatan edukasi halal, penyusunan SOP, serta dukungan kebijakan dan pendampingan untuk mewujudkan produksi yang halal dan tayyib secara optimal.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Thesis Supervisor: | Amin Wahyudi |
| Subjects: | 14 ECONOMICS > 1499 Other Economics > 149999 Economics not elsewhere classified |
| Divisions: | Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam > Jurusan Ekonomi Syariah |
| Depositing User: | Perpustakaan Pusat |
| Date Deposited: | 08 Jun 2026 02:39 |
| Last Modified: | 08 Jun 2026 02:39 |
| URI: | http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/38797 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
