Pemenuhan Nafkah Anak dan KOndisi Psikologis Anak Pasca Perceraian di Desa Sewulan Kecamatan Dagangan Kabupaten Madiun dalam perspektif Maqasid Al-Syariah

Insani, Fajriyah Hidayati Insani (2026) Pemenuhan Nafkah Anak dan KOndisi Psikologis Anak Pasca Perceraian di Desa Sewulan Kecamatan Dagangan Kabupaten Madiun dalam perspektif Maqasid Al-Syariah. Undergraduate (S1) thesis, UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo.

[thumbnail of Skripsi-etheses-Fajriyah Hidayati Insani_081847.pdf]
Preview
Text
Skripsi-etheses-Fajriyah Hidayati Insani_081847.pdf

Download (2MB) | Preview

Abstract

Dalam ajaran Islam, perkawinan merupakan ikatan suci yang
bertujuan membentuk keluarga yang sakinah mawaddah dan rahman. Namun dalam realitas kehidupan, tidak semua rumah tangga dapat dipertahankan sehingga berujung pada perceraian. Dalam pengamatan di Desa Sewulan, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, terlihat bahwa sebagian anak tumbuh dan bekembang dalam keluarga yang orang tuanya telah bercerai. Setelah terjadi perceraian, peran ayah dalam memenuhi nafkah dan memberikan perhatian kepada anak cenderung tidak optimal, sehingga ibu menjadi pihak yang
mengambil alih tanggung jawab ekonomi keluarga.
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah menjelaskan:
1). Bagaimana pemenuhan nafkah anak pasca perceraian di Desa Sewulan Dagangan Madiun dalam perspektif Maqāṣid Al-Syarī‘ah? dan
2). Bagaimana kondisi psikologis anak pasca perceraian di Desa Sewulan Dagangan madiun dalam perspektif Maqāṣid Al-Syarī‘ah?.
Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif
dengan jenis penelitian lapangan (field research) dengan menggunakan pendekatan studi kasus di Desa Sewulan, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap informan yang relevan dengan fokus penelitian.
Hasil penelitian ini, menunjukkan bahwa pemenuhan nafkah anak pasca perceraian belum terlaksana secara optimal, yang berdampak pada tidak terpenuhinya beberapa aspek dalam perspektif Maqāṣid Al-Syarī‘ah. Aspek hifz al-nafs (perlindungan jiwa), hifz al-mal (perlindungan harta) dan hifz al-nasl (perlindungan keturunan) sehingga belum terpenuhi maksimal akibat keterbatasan pemenuhan kebutuhan dasar anak. Selain itu, kondisi psikologis anak menunjukkan adanya gangguan emosional sehingga aspek hifz al-nafs
(perlindungan jiwa) belum terpenuhi secara optimal karena adanya gangguan emosional pada anak. Aspek hifz al-aql (perlindungan akal) juga terdampak, yang ditunjukkan dengan menurunnya motivasi dan prestasi belajar anak dan aspek hifz al-nasl (perlindungan keturunan) belum tercapai secara maksimal karena kurangnya pembinaan moral dan perhatian dari orang tua pasca perceraian. Pemenuhan nafkah anak dan kondisi psikologis anak pasca perceraian di Desa Sewulan Kecamatan Dagangan Kabupaten Madiun menunjukkan dampak yang kompleks terhadap kehidupan anak, baik dalam aspek ekonomi maupun psikologis. Dalam Maqāṣid Al-Syarī‘ah, hal ini
menunjukkan bahwa tujuan syariat untuk mewujudkan kemaslahatan manusia belum tercapai secara maksimal.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Thesis Supervisor: Khusniati Rofiah
Subjects: 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1899 Other Law and Legal Studies > 189999 Law and Legal Studies not elsewhere classified
Divisions: Fakultas Syariah > Jurusan Hukum Keluarga Islam
Depositing User: Perpustakaan Pusat
Date Deposited: 09 Jun 2026 02:18
Last Modified: 09 Jun 2026 02:18
URI: http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/38940

Actions (login required)

View Item View Item