faizin, mohamadshofiyu (2026) [[TAMBAHKAN METERAI ASLI PADA LEMBAR PERSETUJUAN PUBLIKASI, SILAKAN DILENGKAPI DAN UPLOAD KEMBALI]] Peran Pengurus Pondok Pesantren Dalam Pembinaan Karakter Kedisiplinan Di Pondok Pondok Pesantren Mamba'ul Huda Jambon Ponorogo. Undergraduate (S1) thesis, Universtas Islam Negeri Kiai Ageng Muhammad Bersari Ponorogo.
Preview |
Text
303210040,MOHAMAD SHOFIYUL FAIZIN,PRODI USHULUDDIN,ADAB DAN DAKWAH.pdf Download (2MB) | Preview |
Abstract
ABSTRAK
Faizin, Mohamad Shofiyul. 2026. Peran Pengurus Pondok Pesantren dalam Pembinaan Karakter Kedisiplinan di Pondok Pesantren Mamba’ul Huda Sendang Jambon Ponorogo. Skripsi. Jurusan Bimbingan Penyuluhan Islam, Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah, Universitas Islam Negeri Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo. Pembimbing: Ahmad Faruk, M.Fil.I.
Kata Kunci: Peran Pengurus, Pembinaan Karakter, Kedisiplinan, Pondok Pesantren.
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peran pengurus pondok pesantren dalam membina karakter kedisiplinan santri melalui pembiasaan, pengawasan, dan keteladanan dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk pembinaan karakter kedisiplinan santri serta hambatan yang dihadapi pengurus dalam pembinaan karakter kedisiplinan santri di Pondok Pesantren Mamba’ul Huda Sendang Jambon Ponorogo.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian meliputi pengurus pondok pesantren dan beberapa santri. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data dalam penelitian ini diuji melalui uji kredibilitas dengan teknik perpanjangan pengamatan dan ketekunan pengamatan guna memastikan data yang diperoleh valid, reliabel, dan objektif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembinaan karakter kedisiplinan santri dilakukan secara terstruktur melalui aspek pengetahuan (moral knowing), sikap (moral feeling), dan tindakan (moral action). Pembinaan dilakukan melalui kegiatan pengajian, pembelajaran diniyah, keteladanan ustadz dan pengurus, pembiasaan ibadah, penerapan tata tertib, serta pemberian sanksi bagi pelanggaran. Hambatan pembinaan meliputi faktor internal dan eksternal. Faktor internal berupa rendahnya kesadaran santri, perbedaan motivasi belajar, dan latar belakang pribadi yang beragam. Faktor eksternal meliputi pengaruh lingkungan pergaulan, keterbatasan pengawasan pengurus, kurangnya dukungan orang tua, serta keterbatasan sarana dan prasarana. Dengan demikian, pembinaan kedisiplinan memerlukan kerja sama antara pengurus, ustadz, orang tua, dan santri agar berjalan secara optimal.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Thesis Supervisor: | Ahmad Faruk |
| Subjects: | 22 PHILOSOPHY AND RELIGIOUS STUDIES > 2299 Other Philosophy and Religious Studies > 229999 Philosophy and Religious Studies not elsewhere classified |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin dan Dakwah > Jurusan Bimbingan Penyuluhan Islam |
| Depositing User: | Perpustakaan Pusat |
| Date Deposited: | 11 Jun 2026 04:03 |
| Last Modified: | 11 Jun 2026 04:03 |
| URI: | http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/39184 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
